Semarang, IDN Times - Sejumlah kelengkapan fasilitas yang dimiliki Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Soegijapranata Catholic University (SCU) resmi mendapatkan pengakuan atas kurikulum, proses pembelajaran, serta capaian lulusan dari dunia internasional.
Pengakuan tersebut didapatkan dari lembaga profesi internasional bergengsi di bidang ilmu teknologi pangan yang berbasis di Amerika Serikat, Institute of Food Technologists (IFT) akhir 2025 lalu.
Pengakuan ini menjadikan SCU melalui FTP sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) satu-satunya di Indonesia yang mendapatkan pengakuan dari IFT.
Telah berdiri sejak 1939, IFT telah mengumpulkan para profesional dari kalangan ilmuwan dan praktisi pangan di lebih dari 90 negara untuk memperluas pengetahuan dan inovasi guna menciptakan sistem pangan yang aman, bergizi, dan berkelanjutan.
Lantas, apa keunggulan Fakultas Teknologi Pertanian SCU? Simak ulasannya berikut ini:
Ketua Program Studi Teknologi Pangan, FTP SCU, Ir Gelbert Jethro Sanyoto mengatakan pengakuan ini salah satunya dinilai dari kesesuaian kurikulum fakultas dengan 12 standar yang ditetapkan oleh IFT.
Ia bilang, kesesuaian metode pembelajaran serta penilaian yang digunakan dinilai dalam mewujudkan standar dan capaian yang ada selama ini.
“Sebagai contoh, capaian pembelajaran pada mata kuliah analisa pangan, mahasiswa dapat mengevaluasi teknik analisis yang tepat ketika dihadapkan dengan suatu masalah praktis. Metode perkuliahan pun diarahkan agar mahasiswa dapat menjelaskan prinsip dan prosedur analisa pangan tertentu dengan metode yang sesuai,” terang Gelbert dalam keterangan yang diterima IDN Times, Senin (16/2/2026).
Selain kurikulum, fasilitas yang dimiliki FTP SCU juga telah diakui standarnya sesuai yang telah ditetapkan IFT.
Adapun fasilitas mencakup ruang kelas, perpustakaan, laboratorium kimia, laboratorium rekayasa pangan, laboratorium analisis sensori, dan laboratorium mikrobiologi.
Terdapat pula fasilitas pilot plant yang dapat digunakan mahasiswa mempelajari prinsip satuan operasi dan proses pengolahan makanan di industri.
