Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dari Bogor ke Petilasan di Wonogiri, Pelarian Kiai Tersangka Cabul di Pati Tamat!
Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media)
  • Ashari, pengasuh ponpes di Pati yang jadi tersangka pencabulan santriwati, ditangkap tim Jatanras Polda Jateng setelah kabur lintas provinsi hingga ke Wonogiri.
  • Pelarian Ashari berawal dari Bogor lalu berakhir di rumah juru kunci petilasan Desa Bakalan, tempat ia akhirnya diringkus polisi pada Kamis subuh.
  • Setelah ditangkap, Ashari dibawa ke Mapolres Pati untuk pemeriksaan maraton, sementara polisi membuka posko pengaduan guna menjaring korban lain meski ada saksi yang mencabut keterangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pati, IDN Times – Pelarian Ashari (52), tersangka kasus pencabulan santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Pati, akhirnya terhenti secara dramatis. Setelah sempat kabur dan melarikan diri lintas provinsi, pengasuh ponpes ini diringkus tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng di sebuah rumah juru kunci (kuncen) petilasan di Desa Bakalan, Purwantoro, Wonogiri, Kamis (7/5/2026) subuh.

1. Diantar Sopir Kepercayaan ke Bogor

Ilustrasi pencabulan (IDN Times/Arief)

Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 28 April lalu, Ashari menyadari posisinya terancam. Ia kemudian meminta sopir kepercayaannya untuk mengantarkannya "menghilang" ke Bogor, Jawa Barat.

Namun, pelariannya di Jawa Barat tak bertahan lama. Usai sang sopir kembali ke Jawa Tengah, Ashari diduga merasa tidak aman dan memilih berpindah lokasi secara mandiri menggunakan jasa travel menuju ujung selatan Jawa Tengah, yakni Kabupaten Wonogiri.

2. Bersembunyi di Rumah Juru Kunci Petilasan

Ilustrasi pencabulan - Freepik

Alih-alih bersembunyi di hotel atau rumah kerabat, Ashari justru memilih berlindung di rumah seorang juru kunci petilasan di Desa Bakalan. Pelarian di tempat keramat ini berakhir saat tim Jatanras mengepung lokasi pada pukul 04.45 WIB.

"Tersangka ditangkap di rumah juru kunci petilasan. Sebelumnya sempat kabur ke Bogor diantar drivernya, lalu lanjut ke Wonogiri naik travel," tegas Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Anwar Nasir, Kamis siang.

3. Tiba di Pati langsung jalani pemeriksaan maraton

Ilustrasi Pencabulan. IDN Times/ istimewa

Informasi terbaru hingga pukul 12.00 WIB, tim Resmob Polda Jateng tengah dalam perjalanan mengawal ketat tersangka menuju Mapolres Pati. Ashari dijadwalkan tiba pukul 13.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan maraton.

Di balik drama penangkapan ini, tantangan berat masih membayangi penyidik Polresta Pati. Meski isu di lapangan menyebut korban mencapai 50 santriwati, laporan resmi yang aktif sejauh ini baru satu orang. Hal ini terjadi akibat adanya tekanan psikologis dan upaya "penyelesaian kekeluargaan" yang membuat lima saksi sebelumnya mencabut keterangan.

Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro, menegaskan pihaknya tidak akan goyah meski ada pencabutan keterangan saksi. Posko pengaduan kini dibuka lebar untuk menjaring korban-korban lain yang masih takut bersuara.

"Kami tetap mendalami fakta. Proses penyidikan tetap berjalan profesional meskipun ada saksi yang menarik pernyataannya," ungkap Iswantoro.

Editorial Team