Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Di Balik Mudik Gratis Jateng, Ada Kisah Para Sopir Bus
Program Mudik Gratis Pemprov Jateng. (Dok Pemprov Jateng)
  • Program Mudik Gratis Pemprov Jawa Tengah 2026 melibatkan 325 bus dan 17 rangkaian kereta, mengangkut lebih dari 17 ribu penumpang menuju 35 kabupaten/kota dengan antusiasme pendaftar sangat tinggi.
  • Para sopir bus menjalani pemeriksaan kendaraan, kesehatan, dan tes narkoba sebelum keberangkatan untuk memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan nyaman hingga kampung halaman.
  • Kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat pulang kampung, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi perusahaan otobus dan kru di tengah menurunnya aktivitas perjalanan selama Ramadan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Program Mudik Lebaran Gratis 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, melibatkan ratusan armada bus dan kereta api untuk mengantar pemudik ke berbagai daerah di Jawa Tengah.
  • Who?
    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Paguyuban Jawa Tengah, mitra transportasi, para sopir seperti Sugio dan Ginanjar Aji, serta ribuan pemudik yang mengikuti program tersebut.
  • Where?
    Kegiatan pemberangkatan berlangsung di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII dan Masjid At-Tin Jakarta Timur, serta dari Bandung menuju 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
  • When?
    Persiapan dilakukan pada Minggu sore, 15 Maret 2026. Keberangkatan utama dijadwalkan Senin, 16 Maret 2026 untuk bus dan 17 Maret 2026 untuk moda kereta api.
  • Why?
    Program ini digelar sebagai bentuk kepedulian Pemprov Jateng membantu masyarakat mudik dengan aman sekaligus menjaga operasional perusahaan otobus selama penurunan aktivitas di bulan Ramadan.
  • How?
    Sebelum berangkat, seluruh armada menjalani pemeriksaan teknis dan ramp check. Para sopir diperiksa kesehatannya serta tes narkoba. Setiap bus memiliki dua pengemudi yang bergantian demi
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang mau pulang ke kampung naik bus gratis dari Jawa Tengah. Sopir-sopir sibuk cek mesin dan rem supaya aman di jalan. Ada Pak Sugio dan Pak Ginanjar yang juga periksa kesehatan biar kuat nyetir. Busnya banyak sekali, ada ratusan. Besok mereka berangkat dari Jakarta dan Bandung, dibantu juga sama kereta api.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya memberi kebahagiaan bagi para pemudik. Di balik perjalanan panjang menuju kampung halaman, ada peran penting para sopir bus yang turut memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

Di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (15/3/2026) sore, sejumlah sopir terlihat sibuk mempersiapkan armada sebelum pemberangkatan. Mereka memeriksa berbagai komponen kendaraan, mulai dari mesin hingga sistem pengereman, agar perjalanan menuju berbagai daerah di Jawa Tengah berjalan lancar.

Sugio, sopir bus asal Sukoharjo yang bertugas mengantar pemudik ke Karanganyar, mengatakan seluruh kendaraan telah melalui pemeriksaan menyeluruh sebelum diberangkatkan.

“Unit sudah dicek semua, dari mesin, kaki-kaki sampai ramp check juga sudah. Kru juga sudah cek kesehatan, jadi kalau unitnya sudah siap jalan,” ujarnya.

Dalam satu bus, terdapat dua pengemudi yang bertugas secara bergantian selama perjalanan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi sopir tetap prima dan meminimalkan risiko kelelahan di jalan.

Sugio mengaku memilih beristirahat cukup menjelang keberangkatan agar dapat mengemudi dengan kondisi terbaik.

“Persiapannya paling istirahat yang cukup, supaya besok bisa mengemudi dengan prima,” katanya.

Selain memastikan keselamatan pemudik, program mudik gratis juga memberi manfaat bagi perusahaan otobus dan para kru. Menurut Sugio, selama bulan Ramadan aktivitas perjalanan wisata biasanya menurun sehingga kesempatan seperti ini membantu tetap menjaga operasional armada.

“Kalau Ramadan biasanya sepi trip. Jadi kegiatan seperti ini bisa membantu juga,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ginanjar Aji (36), sopir asal Cilacap yang hampir setiap tahun terlibat dalam program mudik gratis. Ia mengatakan seluruh sopir yang bertugas telah melalui pemeriksaan kesehatan serta tes narkoba sebelum keberangkatan.

“Armada dicek semua, mulai kampas rem, oli, dan lain-lain. Driver juga sudah cek kesehatan dan tes narkoba, jadi semuanya siap,” kata Ginanjar.

Bagi dirinya, bisa mengantar para perantau pulang ke kampung halaman menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus membanggakan.

“Senang bisa ikut membantu masyarakat mudik. Rasanya ikut senang juga melihat mereka bisa pulang ke kampung halaman,” tuturnya.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Risturino, menjelaskan program Mudik Lebaran Gratis merupakan bentuk kepedulian Pemprov Jawa Tengah bersama Paguyuban Jawa Tengah serta sejumlah mitra.

Pada tahun 2026, mudik gratis diselenggarakan menggunakan dua moda transportasi darat, yakni bus dan kereta api. Untuk jalur bus, disiapkan 325 unit armada dengan kapasitas 16.186 penumpang menuju 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya menyediakan 289 bus. Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi, terlihat dari kuota pendaftaran yang habis hanya dalam waktu 25 menit setelah dibuka secara daring.

Rencananya, rombongan pemudik dari Jakarta akan diberangkatkan pada Senin (16/3/2026) dari area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII dan Masjid At-Tin Jakarta Timur. Keberangkatan tersebut akan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Sementara itu, pemberangkatan dari Bandung juga dilakukan pada hari yang sama menggunakan 23 bus dengan kapasitas sekitar 1.133 penumpang. Rombongan ini dijadwalkan dilepas oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Selain bus, Pemprov Jateng juga menyiapkan mudik gratis menggunakan kereta api yang akan diberangkatkan pada 17 Maret 2026 dengan total 17 rangkaian dan kapasitas 1.288 kursi.

Editorial Team