Semarang, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah menyatakan telah menemukan satu orang yang teridentifikasi terkena virus influenza A H3N2 Subclade K atau Superflu. Kasus pasien yang terinfeksi Superflu tersebut, kini sedang ditangani oleh tim medis RSUP dr Kariadi Semarang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng, dr Irma Makiah membenarkan ihwal temuan kasus Superflu tersebut.
Dari segi gelaja, pasiem Superflu tidak ada bedanya dengan flu biasa. Yakni alami demam tinggi, nyeri otot, kepala pusing hingga nyeri tenggorokan.
"Segi penularan, rentan untuk HIV/AIDS, orangtua. Komorbid, tergantung kondisinya, kalau imunitasnya bagus, ya aman," tegasnya.
