Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260124-WA0124.jpg
Aparat kepolisian menangkap para pelaku percobaan penculikan di Solo. (Dok Polresta Surakarta)

Intinya sih...

  • Tiga pemuda Cirebon terlibat dalam percobaan penculikan dan penjambretan di Solo, berakhir dengan pelarian tabrak lari hingga tertangkap di Surakarta.

  • Pelaku mencoba melarikan diri dengan mobil pick up Daihatsu Grand Max abu-abu, menabrak delapan orang sebelum akhirnya terkepung dan berhenti paksa di Jalan Radjiman, Laweyan.

  • Para korban tabrak lari dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif, sementara ketiga pelaku dibawa ke RS Bhayangkara untuk pengecekan medis sebelum proses hukum lebih lanjut.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times – Aksi nekat tiga pemuda asal Cirebon berakhir tragis di tangan massa. Terduga pelaku percobaan penculikan dan penjambretan ini babak belur diamankan warga setelah melakukan aksi tabrak lari beruntun dari wilayah Sukoharjo hingga masuk ke Kota Surakarta, Sabtu (24/1/2026).

Berikut adalah kronologi dan fakta terbaru dari insiden mencekam tersebut:

Insiden bermula sekitar pukul 11.10 WIB di wilayah Manang, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Ketiga pelaku, yakni MDA (22), ARM (23), dan MB (23), yang mengendarai mobil pick up Daihatsu Grand Max abu-abu bernomor polisi AD 9195 DV, diduga mencoba melakukan penculikan. Teriakan warga membuat mereka panik dan memacu kendaraan ke arah utara menuju Solo.

Saat memasuki wilayah Kelurahan Pajang, tepatnya di sekitar Tugu Lilin, pelarian mulai pecah. Dua pelaku nekat melompat dari bak mobil yang masih melaju demi menghindari kepungan warga. Keduanya langsung diringkus massa di lokasi tersebut, sementara satu rekan mereka tetap tancap gas.

Pelaku yang masih di dalam mobil semakin membabi buta. Dalam upaya meloloskan diri di jalur padat, ia menabrak sedikitnya delapan orang, termasuk pengendara motor dan mobil di beberapa titik jalan. Pelarian berakhir di Jalan Radjiman, Laweyan, setelah mobil pelaku terkepung dan berhenti paksa.

Fakta terbaru di lapangan menunjukkan bahwa para korban tabrak lari telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Polisi mengamankan mobil pick up yang kondisinya rusak parah akibat amukan massa dan benturan saat tabrak lari.

Ketiga pelaku sempat dibawa ke RS Bhayangkara untuk pengecekan medis sebelum menjalani pemeriksaan karena luka-luka akibat amuk massa.

Kapolsek Laweyan, Kompol Dani Herlambang, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Sukoharjo. "Mengingat locus delicti atau lokasi kejadian awal berada di Manang, para pelaku dan barang bukti kini telah kami serahkan ke Polsek Grogol untuk proses hukum lebih lanjut," jelasnya.

Editorial Team