Semarang, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang memutuskan mengubah Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026 mulai 1 Desember 2026. Dengan perubahan ini, pihak Daop 4 Semarang mengoperasikan kereta api tambahan yang bernama KA Pandawa untuk jurusan Semarang-Solo-Jogja.
"Pada Gapeka 2026, terdapat dua perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta dan dua perjalanan dari Yogyakarta menuju Semarang," kata Manajer Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Jumat (6/11/2026).
Kehadiran KA Pandawa, katanya memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang rutin bepergian di wilayah Semarang, Solo, dan Yogyakarta.
Selain penambahan layanan kereta api, pihaknya menuturkan juga ada perubahan jadwal operasional untuk KA Kedungsepur. Apabila sebelumnya KA Kedungsepur melayani jurusan Semarang Poncol-Ngrombo PP dua kali perjalanan. Mulai 1 Desember 2026 jurusannya diubah lebih panjang menjadi Weleri–Ngrombo PP dengan dua kali perjalanan.
Secara keseluruhan jumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang dipastikan juga meningkat dari semula 134 perjalanan menjadi 150 perjalanan. Meliputi 108 perjalanan KA penumpang dan 42 perjalanan KA barang.
Untuk layanan KA penumpang, jumlah perjalanan meningkat dari 100 perjalanan pada GAPEKA 2025 menjadi 108 perjalanan pada GAPEKA 2026. Rinciannya, perjalanan reguler bertambah dari 94 menjadi 100 perjalanan, sedangkan perjalanan fakultatif meningkat dari 6 menjadi 8 perjalanan.
Tak cuma itu saja, Luqman mengaku dengan Gapeka terbaru, maka terdapat pergantian nomenklatur nama sejumlah kereta api jarak jauh yang melewati Pantura Jateng.
Antara lain KA Dharmawangsa Ekspres menjadi Dharmawangsa, Blambangan Ekspres menjadi Blambangan, Banyubiru Ekspres menjadi Banyubiru, serta Ambarawa Ekspres menjadi Ambarawa.
Dari sisi jadwal, sejumlah perjalanan kereta api mengalami penyesuaian waktu keberangkatan. Seperti KA Tawang Jaya Premium relasi Semarang–Pasarsenen yang semula berangkat pukul 14.15 WIB menjadi pukul 13.30 WIB.
Selain itu, salah satu jadwal keberangkatan KA Kamandaka relasi Semarang-Purwokerto mengalami perubahan dari pukul 06.00 WIB menjadi pukul 07.10 WIB.
"Penyesuaian juga mencakup pola pemberhentian kereta api di sejumlah stasiun. Salah satunya Stasiun Tegal, yang berdasarkan rekapitulasi Gapeka mengalami peningkatan jumlah kereta api yang berhenti dari 76 perjalanan menjadi 78 perjalanan," ungkapnya.
Lebih jauh lagi, ia mengimbau masyarakat untuk meneliti kembali jadwal keberangkatan, relasi, serta stasiun pemberhentian kereta api yang akan digunakan. Hal ini penting agar dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan pola operasi terbaru yang mulai berlaku pada 1 Desember 2026.
Penjualan tiket untuk perjalanan dengan jadwal Gapeka 2026 telah dibuka mulai 1 November 2026. "Masyarakat dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya," jelasnya.
Dengan diberlakukannya Gapeka 2026, KAI Daop 4 Semarang mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memastikan kembali jadwal keberangkatan sebelum menuju stasiun.