Klaten, IDN Times - Fenomena baru mudik Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Klaten. Jika sebelumnya warga menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik, pada periode libur Nataru jumlah kendaraan pribadi malah berkurang,bahkan hingga 14 persen, sementara pengguna kendaraan umum khususnya kereta api mengalami peningkatan.
Berdasarkan data Posko Operasi Lilin Candi 2025 Polres Klaten arus lalu lintas yang melintas di wilayah Kabupaten Klaten pada periode libur Nataru mengalami penurunan 14 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.
Pemantauan arus kendaraan yang dilakukan melalui tiga gerbang tol di wilayah Kabupaten Klaten, yakni Gerbang Tol Polanharjo, Gerbang Tol Klaten, dan Gerbang Tol Prambanan. Arus kendaraan masuk ke wilayah Klaten tercatat sebanyak 219.272 kendaraan atau turun 14 persen dibandingkan Operasi Lilin Candi 2024, sementara arus keluar mencapai 218.090 kendaraan atau juga turun 14 persen.
Kasihumas Polres Klaten AKP Suwoto mengatakan meski arus kendaraan pribadi mengalami penurunan, Di sektor transportasi umum, terjadi peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Klaten. Jumlah penumpang naik tercatat sebanyak 43.741 orang atau meningkat 176 persen, sedangkan penumpang turun mencapai 41.962 orang atau naik 501 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, aktivitas di Terminal Ir. Soekarno Klaten juga terpantau aman dan terkendali. Selama periode Operasi Lilin Candi 2025, jumlah penumpang yang berangkat melalui terminal tercatat sebanyak 3.284 orang atau mengalami penurunan 79 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah penumpang yang datang atau turun di Terminal Klaten mencapai 7.476 orang, meningkat 252 persen dibandingkan Operasi Lilin Candi 2024.
Polres Klaten memastikan seluruh rangkaian pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Klaten berjalan aman, tertib, dan kondusif. Hal tersebut tercermin dari hasil evaluasi Operasi Lilin Candi 2025 yang menunjukkan stabilitas keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta terkendalinya aktivitas masyarakat selama masa libur akhir tahun.
"Pengamanan kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari gereja, objek wisata, jalur mudik dan balik, hingga pusat kegiatan masyarakat. Personel kita terjunkan maksimal bersama instansi terkait untuk memberikan rasa aman," ungkap Suwoto.
Pada sektor pariwisata, jumlah pengunjung objek wisata prioritas di Klaten selama periode libur Nataru tercatat mencapai 206.614 orang. Angka tersebut tersebar di sejumlah destinasi favorit, antara lain Taman Wisata Candi Prambanan, Umbul Ponggok, River Moon, dan Rowo Jombor, yang mengalami lonjakan signifikan pada puncak libur Natal dan Tahun Baru.
Untuk pengamanan difokuskan pada 49 objek wisata di Kabupaten Klaten. Objek wisata prioritas seperti Taman Wisata Candi Prambanan, Rowo Jombor, dan Umbul Ponggok tetap menjadi perhatian utama. Data mencatat jumlah pengunjung Candi Prambanan mencapai 184.263 orang, Rowo Jombor sebanyak 4.200 orang, dan Umbul Ponggok sebanyak 9.140 orang. Seluruh aktivitas wisata tersebut berlangsung aman dengan pengawasan ketat petugas gabungan.
"Polres Klaten bersama Polsek jajaran melaksanakan pengamanan secara maksimal di seluruh objek wisata. Personel kami disiagakan untuk patroli, pengaturan lalu lintas, hingga pemberian imbauan keselamatan kepada pengunjung dan pengelola wisata," AKP Suwoto.
Selain patroli di kawasan wisata, Polres Klaten juga melakukan pengamanan arus lalu lintas menuju dan dari lokasi wisata, terutama di jalur-jalur rawan kemacetan seperti kawasan Prambanan, Polanharjo, dan Bayat. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional untuk mengurai kepadatan kendaraan wisatawan.
