Semarang, IDN Times - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berjanji akan menggelontorkan bantuan untuk menanggulangi masalah yang ditimbulkan dari wabah virus corona (COVID-19) di tiap daerah. Tak tanggung-tanggung, anggaran yang ia sebut sebagai pandemik tersebut ditaksir mencapai Rp1,4 triliun.
Ganjar Janji Beri Bantuan Rp1,4 T untuk Atasi COVID-19 di Jawa Tengah

Take a Deeper Read
1. Anggaran Rp1,4 triliun untuk virus corona akan dicairkan pekan ini
Anggaran tersebut akan dicairkan oleh DPRD Jawa Tengah, untuk menyiapkan berbagai formula penanggulangan virus corona.
"Target, pekan ini. Maka kita akan laporkan ke DPRD dulu. Lebih cepat itu menjadi penting, percepatan menjadi penting agar kita bisa kembali bekerja seperti sedia kala," katanya dalam keterangan yang didapat IDN Times, Senin (30/3).
2. Kebutuhan dana untuk COVID-19 sudah dihitung dengan matang
Ganjar mengaku telah menghitung secara matang kebutuhan dana bagi masyarakat Jateng selama masa isolasi di rumah masing-masing. Kebutuhan yang ada saat ini, imbuhnya, mencapai triliunan rupiah.
"Dan itu harus ada (kebutuhan dana untuk masyarakat). (Jumlahnya) Tidak boleh turun dari situ," urainya.
Lalu, ia mengklaim dana sebesar itu masih bisa bertambah dari kucuran anggaran APBD kabupaten/kota. Dana milik Pemda, lanjut Ganjar, nantinya akan digeser dulu untuk mendukung alokasi dana pandemic respon. Termasuk yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
3. Bantuan fokus kepada perempuan kepala keluarga dan kelompok rentan
Ia menyatakan bahwa anggaran milik pemda saat ini terbilang sangat besar. Nantinya dana tersebut akan dipakai terlebih dahulu untuk menanggulangi virus corona.
"Kita akan memberikan petunjuk, di tempatmu ada dana sekian, DAK sekian dan boleh digeser ke sana. Segera lakukan," terang Ganjar.
Upaya lainnya, Ganjar meminta dukungan kelompok masyarakat dan para perusahaan serta filantropis. Sumber dana mereka bisa digunakan sebagai jaring pengaman pada masyarakat yang tidak masuk dalam pendataan pemerintah.
Di samping itu, dana terakhir yang bisa dioptimalkan bersumber dari dana desa. Melalui program padat karya, bila seluruh potensinya bisa bergerak serentak, Ganjar berharap mampu menekan penularan COVID-19.
"Kelompok yang perlu kita perhatikan, perempuan kepala keluarga, kelompok rentan, termasuk mereka yang kehilangan pekerjaan, yang terlanjur di Jawa Tengah yang kemarin bekerja di luar kota," beber Ganjar.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Dua Pasien Corona Sembuh, Ganjar: Dia Dari Solo dan Semarang28 Mar 2020, 09:00 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB