Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gayatri Loreng, Nama Bayi Zebra yang Lahir di Solo Safari

Kota Surakarta
2 min read
Gayatri Loreng, Nama Bayi Zebra yang Lahir di Solo Safari
Gayatri Loreng nama bayi zebrayang lahir di Solo Safari. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Solo Safari menyambut kelahiran bayi zebra Chapman bernama Gayatri Loreng, yang lahir pada 18 September 2026 dan menambah koleksi satwa di Surakarta.
  • Nama Gayatri Loreng dimaknai sebagai simbol perempuan kuat, keberanian, dan harmoni dalam keberagaman, sekaligus mengingatkan tanggung jawab manusia menjaga kehidupan satwa.
  • Kelahiran ini menjadi sarana edukasi konservasi bagi pengunjung; proses persalinan dipantau dokter hewan, sementara induk zebra berasal dari Taman Safari Bogor sejak Januari 2023.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surakarta, IDN Times — Koleksi satwa Solo Safari bertambah dengan kelahiran seekor bayi zebra Chapman yang diberi nama Gayatri Loreng. Kehadirannya membawa pesan tentang keberanian dan harmoni, sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya perlindungan satwa.

Bayi zebra ini juga berpotensi menjadi daya tarik baru bagi pengunjung, terutama keluarga dan anak-anak yang ingin mengenal satwa lebih dekat.

  1. 1. Nama Gayatri Loreng mengandung pesan keberanian dan harmoni.

    IMG_5751.jpeg
    Gayatri Loreng nama bayi zebrayang lahir di Solo Safari. (IDN Times/Larasati Rey)

    Ketua PWI Surakarta, Sri Hartanto, memaknai nama Gayatri Loreng sebagai simbol keberanian. Nama tersebut juga mengandung harapan agar kehidupan dapat berjalan selaras di tengah keberagaman.

    Dengan makna tersebut, Gayatri Loreng bukan sekadar identitas bagi penghuni baru Solo Safari. Namanya membawa pesan tentang keberanian dan harmoni, serta tanggung jawab manusia dalam menjaga kehidupan satwa.

    “Gayatri itu kan simbol perempuan yang kuat, sedangkan Loreng adalah warna dari zebra yakni hitam dan putih,” jelasnya di Solo Safari, Rabu (14/10/2026)

  2. 2. Kelahiran bayi zebra menjadi momentum edukasi konservasi.

    IMG_5795.jpeg
    Gayatri Loreng nama bayi zebrayang lahir di Solo Safari. (IDN Times/Larasati Rey)

    Kelahiran Gayatri Loreng menjadi kabar menarik bagi wisata satwa di Kota Solo. Kehadirannya sekaligus menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap konservasi dan perlindungan satwa.

    Direktur Utama Perumda Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Ahmad Syukri Prihanto, memberikan perspektif mengenai pentingnya kelahiran satwa, pengelolaan konservasi, serta edukasi kepada masyarakat.

    Kepedulian terhadap kelestarian satwa liar menjadi pesan yang menyertai kelahiran bayi zebra ini. Bagi pengunjung, kehadiran Gayatri Loreng dapat menjadi kesempatan untuk mengenal satwa sekaligus memahami pentingnya menjaga kehidupan mereka.

    “Sebelum zebra ini dulu juga ada harimau Bengala yang juga lahir di Solo Safari ini,” jelasnya.

  3. 3. Zebra Chapman didatangkan dari Taman Safari Bogor pada 2023.

    IMG_5766.jpeg
    Gayatri Loreng nama bayi zebrayang lahir di Solo Safari. (IDN Times/Larasati Rey)

    Kurator Solo Safari, Muhammad Nurhartanto menyampaikan bahwa zebra Chapman didatangkan dari Taman Safari Bogor pada Januari 2023. Zebra-zebra tersebut bernama Oci, Ojet, Praja, dan Wita.

    Gayatri lahir pada tanggal 18 September 2026 lalu, selama proses persalinan selalu dipantau dan didampingi oleh dokter hewan.

    “Proses persalinan cepat, jadi setelah lahir itu langsung dipantau apakah bayi tersebut bisa berdiri dan berjalan, setelah itu menyusu induknya juga,” ungkapnya.

    Kini, kelahiran Gayatri Loreng menambah koleksi satwa Solo Safari. Kehadirannya berpotensi menarik perhatian keluarga dan anak-anak yang ingin mengenal zebra secara lebih dekat.

    Selain menjadi daya tarik wisata, Gayatri Loreng membawa pesan agar kepedulian terhadap satwa terus tumbuh bersama kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More