Google Kenalkan Gemini Agent, Ini 5 Kemudahan AI untuk Bekerja

Google Cloud memperkenalkan Gemini Agent pada Gemini at Work 2026, AI yang memahami tujuan, menyusun langkah kerja, dan menjalankan tugas lintas aplikasi dari satu perintah.
Gemini Agent dapat mengatur rapat, memprioritaskan email, serta bekerja terintegrasi di Google Workspace tanpa pengguna perlu sering berpindah aplikasi.
Agen dapat bekerja di cloud saat laptop ditutup, membantu kode dan laporan, serta diawasi melalui izin, jejak audit, sandbox, dan gateway data.
Semarang, IDN Times - Google Cloud memperkenalkan Gemini Agent, teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat memahami tujuan pengguna, menyusun langkah kerja, dan menjalankan tugas melalui berbagai aplikasi. Teknologi ini diumumkan CEO Google Cloud, Thomas Kurian dalam acara Gemini at Work 2026 pada Jumat (9/10/2026).
Pengguna cukup memberikan perintah atau prompt tanpa harus menjelaskan setiap langkah secara rinci. Berikut lima manfaat utama Gemini Agent.
1. Mengatur rapat

ilustrasi rapat kerja (pexels.com/Christina Morillo) Gemini dapat menelusuri percakapan, menemukan peserta yang relevan, memeriksa kalender, dan membantu mengirim email untuk menjadwalkan rapat. Fitur ini juga mendukung koordinasi dengan peserta dari luar organisasi.
2. Memilah email

ilustrasi email (pexels.com/cottonbro studio) Gemini Agent dapat mengurutkan email berdasarkan tingkat kepentingan, bukan hanya waktu penerimaan. Agen ini juga dapat menjelaskan alasan sebuah pesan dianggap penting sehingga pengguna lebih mudah menentukan prioritas.
3. Terintegrasi dengan Google Workspace

Google Cloud memperkenalkan Gemini Agent, teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat memahami tujuan pengguna, menyusun langkah kerja, dan menjalankan tugas melalui berbagai aplikasi. (dok. Google) Gemini bekerja di Gmail, Drive, Docs, Slides, Sheets, Chat, dan Calendar. Pengguna dapat mencari informasi, membuat konten, dan menyelesaikan tugas tanpa sering berpindah aplikasi. Gemini juga dapat diatur sebagai agen tim dengan akun, email, kalender, dan penyimpanan Drive sendiri, sesuai izin organisasi.
4. Tetap bekerja saat laptop ditutup

ilustrasi laptop menyala dalam gelap (unsplash/ales nesetril) Melalui kemampuan persistent execution, Gemini dapat menjalankan tugas di cloud selama berjam-jam hingga berhari-hari. Pengguna dapat memantau progres dan hasilnya kemudian. Gemini juga bisa membentuk kelompok agen sementara untuk mengerjakan beberapa bagian tugas secara bersamaan atau berurutan.
5. Membuat laporan hingga menulis kode

ilustrasi membuat laporan feasibility study (pexels.com/Lukas) Gemini dapat membantu membuat dan menguji kode PySpark, melatih model, memperbaiki alur pemrosesan data, serta menyusun laporan operasional yang terhubung dengan BigQuery dan Knowledge Catalog. Teknologi ini juga mendukung pengolahan informasi, pembuatan gambar, dan konten media. Model AI dapat dipilih sesuai kebutuhan akurasi, kecepatan, dan biaya.
Sementara itu, Google Cloud juga menyediakan fitur tata kelola untuk mengawasi penggunaan Gemini Agent di perusahaan. Setiap agen memiliki identitas dan jejak audit, sementara administrator dapat mengatur izin berdasarkan peran serta memantau aktivitas.
Tugas Gemini dijalankan dalam Agent Sandbox, yaitu lingkungan terpisah untuk membatasi akses agen. Lalu lintas data diatur melalui Agent Gateway agar data yang masuk, keluar, dan berpindah antaragen tetap mengikuti kebijakan organisasi.
Meski dirancang untuk mendukung operasional bisnis, Gemini Agent tetap membutuhkan pengaturan akses dan pengawasan agar setiap tugas berjalan sesuai kewenangan serta aturan perusahaan.






















