Persis Solo Imbang 2-2 dengan RANS, Kapan Puasa Menang Berakhir?
.jpg)
Persis Solo bermain imbang 2-2 melawan RANS Nusantara di Stadion Manahan, Sabtu malam, setelah kedua tim saling membalas gol dalam laga Pegadaian Championship 2026/2027.
RANS unggul lewat Refan Nadief menit ke-12 dan Martin Hoel Andersen menit ke-68, sementara Persis membalas melalui penalti Vico Duarte serta sundulan Andy Harjito.
Hasil ini memperpanjang puasa kemenangan Persis menjadi lima laga; tim tetap di peringkat ketujuh Grup Timur dengan tujuh poin dari satu menang, empat imbang, dan dua kalah.
Surakarta, IDN Times - Persis Solo kembali memperpanjang catatan tanpa kemenangan di Pegadaian Championship 2026/2027. Itu setelah tim racikan Pelatih Ricky Nelson bermain imbang kontra RANS Nusantara di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/10/2026) malam. Laga berakhir dengan skor 2-2.
Pertemuan Persis lawan RANS menyajikan duel yang alot di atas lapangan. Kedua tim saling menciptakan gol balasan sepanjang pertandingan. Bisa dibilang, hasil imbang menjadi hasil yang layak diraih masing-masing tim karena memiliki kekuatan sepadan.
1. Laga berlangsung alot sejak awal babak
Persis Solo sebenarnya mengerahkan skuad terbaik melawan RANS Nusantara. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa turun dengan pemain andalan, seperti Henry Doumbia, Theodore Leeming, Vico Duarte, dan Wbeymar Angulo. Keberadaan mereka membuat Persis bermain agresif sejak awal laga.
Hanya saja, Persis dengan cepat ditimpa petaka. Gawang mereka dijebol oleh Refan Nadief pada menit ke-12. Gelandang muda RANS Nusantara itu mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Persis dari skema serangan balik.
Persis merespons kecolongan dengan meningkatkan intensitas serangan. Laskar Sambernyawa lantas menciptakan peluang emas melalui Henry Doumbia pada menit ke-21. Theodore Leeming pun tidak mau ketinggalan dengan pergerakan lincahnya dari sektor sayap kiri Persis. Namun, semua peluang menemui jalan buntu.
Untungnya, Persis mendapatkan angin segar menjelang babak pertama usai. Laskar Sambernyawa diberi hadiah penalti pada menit tambahan 45+5. Kesempatan itu pun dimanfaakan Vico Duarte sebagai eksekutor untuk membuat skor kembali imbang 1-1 hingga turun minum.
2. Dua gol krusial tercipta pada paruh kedua
Tensi pertandingan belum menurun pada paruh kedua. Persis Solo dan RANS terus melakukan jual beli serangan. Kedua tim sama-sama berambisi untuk menambah keunggulan di papan skor.
RANS membuat kejutan terlebih dahulu. Mereka menciptakan gol kedua melalui Martin Hoel Andersen pada menit ke-68. Penyerang asing berpaspor Norwegia itu mencatatkan namanya di papan skor setelah melakukan sundulan bola tepat sasaran ke gawang Persis.
Meskipun begitu, Persis berhasil membalas. Laskar Sambernyawa juga menciptakan gol krusial melalui tandukan kepala Andy Harjito pada menit ke-81. Gol tersebut membuat skor pertandingan kembali sama kuat 2-2.
Persis dan RANS kemudian berjibaku terus di lapangan. Kedua tim sama-sama berambisi untuk mencetak gol pembeda. Hanya saja, semua upaya tidak membuahkan hasil hingga akhir laga. Ini membuat Persis dan RANS harus berbagi poin dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.
3. Catatan puasa kemenangan Persis berlanjut
Persis Solo kembali memperpanjang catatan puasa kemenangan setelah ditahan imbang RANS. Laskar Sambernyawa tak sekali pun menang dalam lima pertandingan beruntun di Grup Timur Championship 2026/2027. Persis melewati tiga laga terakhir dengan hasil imbang kontra De Red FC, Deltras Sidoarjo, dan RANS.
Rapor tersebut otomatis membuat posisi Persis belum beranjak di klasemen sementara Grup Timur Championship 2026/2027. Laskar Sambernyawa tetap menduduki peringkat ketujuh dengan mengumpulkan tujuh poin. Persis baru membukukan 1 kemenangan, 4 hasil imbang, 2 kekalahan sejauh ini.
Persis memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diperbaiki. Mereka wajib melakukannya saat berjumpa Barito Putera pada pertandingan pekan ke-8 Grup Timur Championship 2026/2027. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Banjarmasin, pada 30 Oktober 2026 mendatang. Mampukah Persis meraih kemenangan demi memutus catatan buntu mereka?






















