Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Haji Bucin, Mbah Wardoyo Ogah Berangkat Jika Tak Satu Bus dengan Istri
Jemaah haji lanjut usia bernama Mbah Wardoyo menolak naik bus sebelum bertemu dengan istrinya yang berada di rombongan lain, Jumat (15/05/2026) (Dok. MCH 2026)
  • Di Bandara Jeddah, Mbah Wardoyo dari Temanggung menolak naik bus haji karena terpisah dari istrinya, Mbah Rohaniyah, dan bersikeras menunggu hingga bisa bersama.
  • Petugas PPIH dengan sabar menenangkan serta membantu mencari sang istri sambil mengajak Mbah Wardoyo melantunkan talbiyah untuk meredakan kecemasannya.
  • Akhirnya pasangan lansia itu dipertemukan kembali di bus menuju Makkah, menciptakan momen haru yang menunjukkan kesetiaan dan cinta sejati di tengah perjalanan ibadah haji.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jeddah, IDN Times — Siapa bilang predikat bucin cuma milik anak muda yang sedang kasmaran? Di tengah hiruk-pikuk kedatangan jemaah haji gelombang kedua di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, sebuah insiden manis sekaligus bikin deg-degan terjadi pada Jumat (15/05/2026) siang.

Sepasang kakek-nenek asal Temanggung, Jawa Tengah, sempat terpisah dari rombongan. Saking besarnya rasa cinta, sang kakek sampai rela "mogok" naik bus demi menunggu belahan jiwanya!

Kejadian gemas ini berlangsung di Pavilion B Bandara Jeddah. Mbah Wardoyo, jemaah lansia dari kloter 19 Embarkasi Yogyakarta (YIA), mendadak panik. Di tengah lautan manusia berseragam ihram putih, ia kehilangan jejak sang istri tercinta, Mbah Rohaniyah.

Sontak saja, kakek yang usianya sudah senja ini gelisah bukan main. Saat para petugas mengarahkannya untuk segera naik ke bus yang akan mengantar jemaah ke Makkah, Mbah Wardoyo bersikeras menolak. Dengan keras hati, ia memilih bertahan di luar bus. Pokoknya, sang kakek tidak mau berangkat kalau tidak bareng istri!

Jemaah haji lanjut usia bernama Mbah Wardoyo menolak naik bus jika tidak bertemu dengan istrinya yang berada di rombongan lain, Jumat (15/05/2026) (Dok. MCH 2026)

Melihat kesetiaan sang kakek, para petugas haji PPIH pun turun tangan dengan penuh kelembutan. Petugas memapah Mbah Wardoyo yang jalannya sudah tertatih-tatih sambil terus menenangkannya.

"Pelan-pelan, Mbah... kita cari Mbah Putri, ya," bujuk seorang petugas. Sambil dituntun langkah demi langkah menyusuri deretan bus, petugas mengajak Mbah Wardoyo melantunkan kalimat talbiyah, "Labbaik Allahumma Labbaik," untuk menenangkan hatinya yang sedang rindu dan cemas.

Usaha pencarian itu pun berbuah manis. Mbah Wardoyo akhirnya diantarkan ke sebuah bus tempat sang istri ternyata sudah duduk menunggu dengan aman. Begitu melihat wajah Mbah Rohaniyah, raut wajah Mbah Wardoyo yang tadinya panik dan tegang langsung berubah berseri-seri lega.

Jemaah haji lanjut usia bernama Mbah Wardoyo menolak naik bus jika tidak bertemu dengan istrinya yang berada di rombongan lain, Jumat (15/05/2026) (Dok. MCH 2026)

Momen cute terekam jelas saat keduanya akhirnya kembali duduk berdampingan di kursi bus. Sang istri tampak tersenyum lebar melihat suaminya yang sempat "ngambek" di luar.

"Bapak tadi kok nggak mau masuk (bus) kenapa?" goda tim Media Center Haji (MCH) yang menghampiri mereka di dalam bus.

Dengan kepolosan dan senyum malu-malu, Mbah Wardoyo menjawab lugas, "Lha, belum ketemu (istrinya)..."

Sontak, jawaban jujur dan tulus itu membuat para petugas PPIH ikut tersenyum gemas. "Alhamdulillah, udah ketemu cintanya ya, Pak?" goda petugas, yang hanya dibalas dengan senyuman hangat dari kakek-nenek tersebut. Ibu Rohaniyah pun bercerita dengan riang bahwa ia tadi dibantu petugas didorong menggunakan kursi roda hingga bisa masuk ke bus lebih dulu.

Bucin... Jemaah haji lanjut usia bernama Mbah Wardoyo menolak naik bus jika tidak bertemu dengan istrinya yang berada di rombongan lain, Jumat (15/05/2026) (Dok. MCH 2026)

Akhirnya, pasangan sehidup semati asal Temanggung ini bisa bernapas lega. Mereka siap melanjutkan perjalanan spiritual menuju Kota Suci Makkah dengan hati gembira dan berdampingan. Kisah Mbah Wardoyo dan Mbah Rohaniyah menjadi bukti manis bahwa cinta sejati dan kesetiaan akan terus menyala, bahkan di tengah padatnya rute ibadah haji.

Sehat selalu, romantis terus, dan mabrur hajinya ya, Mbah Wardoyo dan Mbah Rohaniyah!

Editorial Team