Semarang, IDN Times - Pameran perlengkapan pesta dan pernikahan Ikapesta Expo mampu menggairahkan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) di Kota Semarang. Sebab, kegiatan tersebut memiliki efek domino dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota Jawa Tengah.
Ikapesta Expo 2026 Gairahkan MICE di Kota Semarang, Ada Efek Domino
Intinya sih...
Pameran Ikapesta Expo 2026 menggairahkan industri MICE di Kota Semarang.
Kegiatan ini memiliki efek domino dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.
Ikapesta Expo menampilkan perlengkapan pesta dan pernikahan yang menarik bagi pengunjung.
1. Kota Semarang memiliki ekosistem event yang hidup
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, melalui penyelenggaraan pameran seperti Ikapesta Expo 2026 ini menandakan Kota Semarang semakin siap dan matang sebagai kota pariwisata dan MICE.
‘’Para pelaku industri perlengkapan dan jasa pesta serta pernikahan seperti ini menunjukkan Kota Semarang memiliki ekosistem event yang hidup. Sebab, didukung oleh berbagai pelaku usaha dan vendor yang profesional,’’ katanya saat ditemui di pameran Ikapesta Expo 2026 di MCC Ballroom Semarang, Jumat (23/1/2026).
Menurut perempuan yang akrab disapa Iin ini, Ikapesta Expo dan pameran lainnya yang diselenggarakan di Kota Semarang akan membawa efek domino atau multiplier effect mulai dari transportasi, kuliner, UMKM, hingga tenaga kerja.
"Maka itu, kami dari pemerintah mendorong terus penguatan infrastruktur. Kemudian, mendukung perizinan, promosi, dan kolaborasi dengan komunitas," terangnya.
2. Menyasar calon pengantin dan pelaku industri jasa pesta
Adapun, Ikapesta Expo yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini menyasar calon pengantin serta pelaku industri jasa pesta dari berbagai daerah. Pameran pembuka di tahun 2016 ini diikuti oleh 93 vendor dan mengusung tema “Bloom Beyond The Lights” yang terinspirasi dari tiga perayaan, yakni Natal, Imlek dan Valentine.
Ketua Ikapesta, Denny Adhi Chandra mengatakan, Ikapesta Expo 2026 ini akan menjadi pameran pernikahan terbesar tidak hanya di Kota Semarang, tapi juga Jawa Tengah.
‘’Sebab, tak hanya pameran perlengkapan pesta, kami juga melengkapi dengan main stage, area fashion dan catwalk, serta berbagai aktivitas pendukung, sehingga pameran ini bisa menjadi destinasi perayaan awal tahun yang menyeluruh,’’ ungkapnya.
Seperti pameran Ikapesta di tahun-tahun sebelumnya, panitia selalu mengusung tema spesial dan luar biasa. Kali ini “Bloom Beyond The Lights” menjadi tema besar pameran. Berlian Event Organizer (BEO) secara profesional menjadi konseptor yang merancang pameran.
3. Suasana Hot Pink Crush di area pameran
Tampak di seluruh area pameran dikemas dalam palet warna khas Hot Pink Crush, perpaduan cherry blossom pink, dusty rose, deep ruby, hingga magenta, yang menjadi benang merah dari tiga tema utama, yakni Natal, Imlek, dan Hari Kasih Sayang.
Konseptor BEO, Carolkiem mengatakan, tema Ikapesta kali ini mengambil momentum tiga perayaan besar, yaitu Christmas, Chinese New Year, dan Valentine’s Day.
‘’Melalui Ikapesta Expo 2026 ini mengajak pengunjung merayakan cinta, harapan, dan kebahagiaan melalui simbol cahaya lilin dan bunga mawar, yang merepresentasikan kehangatan dan kasih sayang dalam berbagai tradisi,’’ katanya.
Sementara, Ketua Panitia Pameran Ikapesta Expo 2026, Theo Sutedjo Putra menambahkan, Ikapesta Expo merupakan pameran perayaan yang menghadirkan konsep dekorasi tematik dan pengalaman imersif untuk merayakan momen-momen spesial.
“Kami ingin Ikapesta Expo 2026 menjadi tempat sebagaimana pengunjung tidak hanya datang melihat, tetapi ikut merasakan cerita dan emosi di balik setiap instalasi. Pendekatan konseptual ini menjadi pembeda Ikapesta tahun ini,” imbuhnya.