Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jaringan 5G Indosat Jangkau 27 Kota di Jateng, Dukung Penuh Ekonomi Digital

Kota Semarang
3 min read
Jaringan 5G Indosat Jangkau 27 Kota di Jateng, Dukung Penuh Ekonomi Digital
Indosat HiFi Air (IDN Times/Misrohatun)
  • Indosat memperluas 5G hingga mencakup 96 persen Kota Semarang dan 27 kabupaten/kota Jawa Tengah, dari sebelumnya sembilan wilayah.

  • Pada sembilan bulan pertama 2026, trafik data Indosat tumbuh 16 persen menjadi 14.829 petabyte, sementara ARPU seluler naik 16,5 persen menjadi Rp46.000.

  • Jaringan berkapasitas hingga empat kali lipat mendukung pendidikan, UMKM, hiburan, serta solusi korporasi; Indosat juga meluncurkan modem Hi-Fi 5G nirkabel untuk rumah dan UMKM.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperluas cakupan jaringan 5G di Provinsi Jawa Tengah untuk memenuhi lonjakan kebutuhan konektivitas digital. Saat ini, penetrasi jaringan generasi kelima tersebut sukses menjangkau 96 persen wilayah Kota Semarang dan menyebar luas hingga ke 27 kabupaten/kota di sekitarnya.

Perluasan infrastruktur telekomunikasi itu sejalan dengan tren positif kinerja bisnis perusahaan. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026, Indosat mencatat pertumbuhan trafik data sebesar 16 persen secara tahunan menjadi 14.829 petabyte. Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) seluler gabungan turut melonjak 16,5 persen mencapai Rp46.000 pada September 2026.

  1. 1. Dukung Ekosistem UMKM, Pendidikan, dan Hiburan

    Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro. (IDN Times/Dhana Kencana)
    Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro. (IDN Times/Dhana Kencana)

    Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro menuturkan, konektivitas berkualitas memegang peran yang krusial untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari belajar, bekerja, berbisnis, hingga menikmati hiburan.

    "Melalui perluasan dan peningkatan jaringan Indosat 5G, kami ingin banyak pelanggan merasakan pengalaman digital yang lancar dan responsif. Bagi kami, pengembangan jaringan bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana manfaatnya dapat dirasakan dalam keseharian masyarakat," katanya di Semarang, Kamis (29/10/2026).

    Peningkatan kapasitas jaringan hingga empat kali lipat dengan tingkat latensi rendah diklaim Fahd menguntungkan banyak pihak. Di pusat pendidikan seperti Tembalang dan Pleburan, mahasiswa gampang mengakses aplikasi kecerdasan buatan (AI) untuk riset.

    Sementara itu, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bebas melakukan siaran langsung (live streaming) tanpa jeda untuk berjualan. Di destinasi wisata seperti Kota Lama, pelancong leluasa membagikan momen ke media sosial secara instan.

    Head of Region Central Java IOH, Joko Tri Wibowo menambahkan, kestabilan jaringan sangat krusial kala seluruh anggota keluarga mengakses ragam aktivitas digital berbeda secara serentak.

    "Uji coba jaringan membuktikan koneksi tetap stabil saat dipakai menonton Netflix, mengakses TikTok, mengunduh gim, hingga bermain Mobile Legends pada waktu bersamaan," ujar Joko.

  2. 2. Cakupan 27 Wilayah dan Solusi Sektor Korporasi

    Indosat, BTS Indosat
    Petugas sedang melakukan perawatan BTS Indosat. (Dok. Indosat)

    Ketersediaan jaringan 5G Indosat di Jawa Tengah melesat tajam dari sembilan daerah menjadi 27 kabupaten/kota. Head of Technology Java IOH, Sugeng Rumawan merinci, ekspansi itu menyusuri jalur Pantai Utara (Pantura) meliputi Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Demak, Kudus, hingga Jepara.

    Wilayah tengah dan selatan juga terhubung, dengan cakupan di antaranya Ungaran, Salatiga, Magelang, Cilacap, Banyumas, Klaten, serta kawasan Solo Raya (Sukoharjo, Karanganyar, dan Boyolali).

    Untuk sektor korporasi (Business to Business/B2B), Indosat siap memfasilitasi transformasi digital tingkat lanjut. Perusahaan terus mematangkan integrasi teknologi 5G untuk mendukung layanan kesehatan jarak jauh (telemedicine) hingga sektor pertanian cerdas (smart farming), dengan tetap mematuhi seluruh regulasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

  3. 3. Inovasi Modem Hi-Fi 5G Nirkabel

    Perangkat modem Hi-Fi 5G Indosat tanpa instalasi kabel fisik. (IDN Times/Dhana Kencana)
    Perangkat modem Hi-Fi 5G Indosat tanpa instalasi kabel fisik. (IDN Times/Dhana Kencana)

    Indosat meluncurkan perangkat modem Hi-Fi 5G tanpa instalasi kabel fisik yang merepotkan untuk menyasar pengguna rumahan dan UMKM. Head of Growth Java IOH, Adiyanto Adhi Kusumo menjelaskan, solusi praktis tersebut cocok bagi ruang usaha dinamis.

    "Sebagai contoh, kedai kopi berbentuk kontainer kini mudah menyambungkan kamera pengawas (CCTV) dan mesin kasir daring hanya berbekal modem tersebut," ungkapnya.

    Modem rumah nirkabel itu ditawarkan dengan harga promo Rp899.000, didampingi opsi paket internet tanpa batas (unlimited) seharga Rp250.000 per bulan. Khusus pengguna seluler, Indosat merilis ragam pilihan kuota besar, yakni 150 GB (Rp200.000) dan 50 GB (Rp100.000), serta paket ekonomis 10 GB (Rp13.000).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More