Semarang, IDN Times - Inovasi Desalinasi Air yang dikembangkan Universitas Diponegoro (Undip) menjangkau wilayah pesisir Kabupaten Pemalang. Rumah pengolahan air payau menjadi air minum itu dibangun di Desa Blendung dan Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami.
Inovasi Desalinasi Bantu Warga Pemalang Olah Air Payau Jadi Air Minum

Intinya sih...
Inovasi Desalinasi Air Undip membantu warga Pemalang olah air payau jadi air minum.
Rumah pengolahan air payau dibangun di Desa Blendung dan Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami.
Universitas Diponegoro (Undip) mengembangkan inovasi desalinasi air untuk wilayah pesisir Kabupaten Pemalang.
1. Hadapi keterbatasan sumber air layak konsumsi
Fasilitas ini dihadirkan sebagai upaya bersama untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air layak konsumsi. Rumah desalinasi air tersebut mengolah air payau menjadi air minum yang layak dikonsumsi masyarakat.
Mesin desalinasi yang terpasang memiliki kapasitas produksi sekitar 200 galon per hari dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pasokan air dari wilayah lain, khususnya pada musim kemarau.
Peresmian rumah desalinasi ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan kerja sama antara Undip dan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Rektor Undip dan Bupati Pemalang.
Adapun, kerja sama mencakup sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan Tridharma Perguruan Tinggi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
2. Pemenuhan kebutuhan air bersih di pesisir
Bagi Universitas Diponegoro, keterlibatan dalam pembangunan rumah desalinasi air ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis riset yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo menyampaikan, bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan mendasar di masyarakat.
Melalui kerja sama ini, Undip berupaya memastikan hasil riset dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat diterapkan secara nyata dan berkelanjutan.
“Mudah-mudahan kerja sama ini dapat terus kami kembangkan dan benar-benar membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah pesisir,” ujarnya.
3. Teknologi desalinasi akan dikembangkan di desa lain
Sementara itu, Bupati Pemalang, Anom Widyantoro menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Undip. Ia menilai keberadaan rumah desalinasi air ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, sekaligus membuka peluang pengembangan fasilitas serupa di desa-desa lain yang membutuhkan.
“Air hasil desalinasi ini sudah kami coba dan kualitasnya sangat baik serta layak dikonsumsi. Ke depan, teknologi ini akan kami dorong untuk dikembangkan di wilayah lain,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, Undip dan Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap kerja sama yang terjalin dapat terus berlanjut dan melahirkan berbagai program lain yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.