Para petani menyeberangi banjir. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Lebih lanjut lagi, Brellian juga bilang, perlindungan melalui AUTP sejalan upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan serta mendukung implementasi Asta Cita dalam aspek kemandirian dan ketahanan pangan.
Dengan perlindungan asuransi, menurutnya resiko produksi dapat diminimalkan sehingga keberlangsungan tanam tetap terjaga.
Asuransi Jasindo juga terus mendorong sinergi dengan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya agar semakin banyak lahan pertanian yang terasuransi.
Sementara pihaknya akan terus meningkatkan literasi dan penetrasi asuransi pertanian, sekaligus memastikan proses klaim dilakukan secara cepat, transparan, dan akuntabel demi menjaga kepercayaan petani serta stabilitas sektor pertanian nasional.
"Semakin luas cakupan AUTP, semakin kuat perlindungan bagi petani dan semakin kokoh fondasi menuju swasembada pangan nasional," kata Brellian.