Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani. (Dok. IDN Times)
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani. (Dok. IDN Times)

Intinya sih...

  • Single religi "Cahaya Ramadhan" diciptakan oleh Dodi Kangen Band

  • Lagu ini mengangkat semangat kebersamaan dan rasa syukur dalam menyambut bulan penuh berkah

  • Kota Solo menjadi inspirasi utama dalam karya terbaru Astrid Widayani

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times – Menyambut Bulan Suci Ramadan, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani merilis single terbarunya berjudul Cahaya Ramadhan. Lagu itu menjadi single ketiga Astrid setelah Kenapa Solo dan Jatuh Cinta di Kota Solo.

1. Ciptaan Dodi Kangen Band

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani. (IDN Times/Larasati Rey)

Single Cahaya Ramadhan diciptakan oleh Dodi Kangen Band dan menghadirkan nuansa religi yang hangat serta penuh makna. Lagu tersebut mengangkat semangat kebersamaan, rasa syukur, dan ajakan untuk menyucikan hati dalam menyambut bulan penuh berkah.

Melalui lagu ini, Astrid berharap masyarakat dapat menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan sosial.

“Ini sebagai momentum untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan sosial,” jelasnya, Kamis (15/1/2026).

2. Kota Solo jadi inspirasi utama

Potret Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (IDN Times/Dewi Suci Rahayu)

Seperti dua single sebelumnya, karya terbaru Astrid Widayani tetap menjadikan Kota Solo sebagai sumber inspirasi. Seluruh lagu Astrid selalu merefleksikan suasana, nilai, dan keindahan Kota Bengawan sebagai bentuk kecintaannya terhadap kampung halaman.

Tak hanya dalam lirik, kecintaan tersebut juga diwujudkan dalam pemilihan lokasi video klip Cahaya Ramadhan yang mengambil latar Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

3. Diluncurkan di NUMOFEST Solo Paragon Mall

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani. (Dok. Humas Pemkot Solo)

Masjid Raya Sheikh Zayed dipilih karena dinilai merepresentasikan suasana religius, damai, dan khidmat yang sejalan dengan pesan lagu Cahaya Ramadhan. Masjid tersebut juga menjadi ikon baru Kota Solo yang sarat makna spiritual.

Single Cahaya Ramadhan dijadwalkan akan dilaunching pada 24 Januari 2026 dalam ajang Nusantara Modest Fashion Festival (NUMOFEST) di Solo Paragon Mall. Peluncuran ini diharapkan menjadi pembuka suasana Ramadan sekaligus memperkenalkan karya terbaru Astrid kepada masyarakat luas.

Dengan dirilisnya single ini, Astrid Widayani berharap bulan Ramadan sebagai pengingat akan pentingnya nilai keimanan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Cahaya Ramadhan tak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga pengingat akan pentingnya nilai keimanan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.

Editorial Team