Solo, IDN Times - Presiden ke-7 RI Joko “Jokowi” Widodo menanggapi pergantian Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Jokowi menyebut pergantian tersebut merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.
Jokowi Buka Suara soal Pergantian Kapolri, Begini Responsnya

1. Jokowi Sebut Pergantian Kapolri Hak Prerogatif Presiden.
Jokowi menegaskan, pergantian Kapolri merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, keputusan tersebut berada di tangan kepala negara sebagai bagian dari kewenangan dalam menentukan pimpinan institusi Polri.
Ia juga menilai pergantian tersebut sudah saatnya dilakukan dengan mempertimbangkan masa jabatan Listyo Sigit yang telah berlangsung selama 5 tahun 8 bulan.
“Itukan kewenangan, hak priogatif dari pres prabowo dan juga memang sdh saatnya, pak kapolri listyo sigit kan sudah 5 tahun 8 bulan menjabat sebagai kapolri, saya kira memang sudah saatnya,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (1/101/2026).
2. Jokowi Nilai Sosok Pengganti Listyo Sigit Sangat Baik.
Jokowi turut memberikan tanggapan mengenai sosok yang diusulkan untuk menggantikan Listyo Sigit. Ia menyampaikan penilaian positif terhadap calon Kapolri yang dipilih Presiden Prabowo.
“Dan penggantinya menurut saya juga sangat baik,” ujar Jokowi.
Presiden Prabowo mengusulkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri pengganti Listyo Sigit. Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional.
3. DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dalam rapat uji kelayakan dan kepatutan pada Kamis (1/10/2026). Persetujuan diberikan secara aklamasi setelah Suyudi menjalani proses uji kelayakan.
Selanjutnya, persetujuan tersebut dibawa ke rapat paripurna DPR RI. Dalam rapat paripurna pada hari yang sama, DPR menyetujui pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB