Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kebakaran Gudang Polytron Sudah Padam, Kerugian Mencapai Miliar Rupiah
Petugas Damkar saat berusaha menjinakan api di Gudang Polytron Sayung. Dok Damkar Kota Semarang

Demak, IDN Times - Kebakaran gudang PT Hartono Istana Teknologi di kawasan Sayung, Demak, Rabu 2 September 2020 sudah padam. Tim pemadam kebakaran yang bersiaga di lokasi kejadian telah melakukan pendinginan di area yang terdampak kebakaran.

1. Kebakaran gudang Polytron Sayung sudah padam total

Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)

Trijoto P Sakti, Kabid Operasional Damkar Kota Semarang mengatakan dengan luasan bangunan ditambah lagi barang-barang yang terbakar bermerek Polytron yang bernilai jual mahal, maka kemungkinan besar kerugian yang ditanggung pemilik pabrik mencapai miliaran rupiah.

"Untuk saat ini sudah padam total. Proses pendinginan telah selesai dikerjakan. Itu luas banget bangunannya dan (barangnya) mahal-mahal," katanya saat dikontak IDN Times, Rabu (2/9/2020).

2. Damkar perkirakan kerugian puluhan miliar

Kondisi gudang Polytron Sayung yang terbakar. Dok Damkar Kota Semarang

Pihaknya menaksir kerugian yang dialami pengelola gudang sekitar puluhan miliar. "Nilai kerugiannya kita belum tahu pasti. Tapi kira-kira ada puluhan miliar rupiah," ujarnya.

3. AC, TV, kulkas ludes semua. Tapi tidak ada korban

Proses pemadaman gudang Polytron Sayung dilakukan sampai malam hari. Dok Damkar Kota Semarang

Pihaknya menekankan tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Soal pemicu kebakaran di gudang Polytron Sayung, ia mengklaim belum mengetahuinya. "Belum tahu pastinya, Mas. Tapi gak ada korban jiwa," tambahnya.

Ia mengatakan kebakaran terjadi di tiga bangunan kompleks gudang Polytron. "AC, televisi dan kulkas ludes semua," katanya. 

Sedangkan, arus lalu lintas di Jalan Raya Sayung sudah berangsur normal. Kepadatan kendaraan sudah landai. Sebelumnya diberitakan, Gudang Polytron terbakar sejak Selasa siang pukul 13.30 WIB. Petugas damkar dan BPBD dari Demak, Kudus dan Semarang dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang besar.

Editorial Team