Semarang, IDN Times – Ratusan kios di Blok F Pasar Kanjengan, yang berlokasi tepat di belakang kompleks Pasar Johar, Kota Semarang, ludes dilahap si jago merah pada Rabu (29/4/2026) malam hingga Kamis (30/4/2026) dini hari.
Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden kebakaran di pusat ekonomi Kota Atlas tersebut. Petugas pemadam kebakaran harus berjuang ekstra keras guna memastikan api tidak merembet ke kawasan padat penduduk di sekitarnya.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Heri Wahyudi, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima pada Rabu pukul 23.00 WIB. Api dengan cepat membesar karena material bangunan kios yang mudah terbakar serta tumpukan barang dagangan di lokasi.
"Laporan awal terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Lokasi yang terdampak berada di Blok F Pasar Kanjengan yang berbatasan langsung dengan pertokoan di wilayah Kauman," ujar Heri.
Pihak kepolisian memperkirakan ada sekitar 200 kios yang hangus terbakar. Beruntung, gerak cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang berhasil mengisolasi api sehingga tidak menjalar ke bangunan utama Pasar Johar maupun pemukiman warga di Kauman.
Hingga Kamis pagi, petugas masih melakukan proses pendinginan di area Blok F. Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan resmi karena masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh tim Labfor untuk memastikan sumber api dan penyebabnya. Apakah karena arus pendek listrik atau faktor lain, semua masih dalam pendalaman," tambah Heri.
Besaran kerugian material pun belum bisa ditaksir secara pasti. Namun, melihat luasnya area yang terbakar dan banyaknya barang dagangan milik pedagang yang tak sempat diselamatkan, kerugian diprediksi mencapai miliaran rupiah.
Untuk saat ini, akses menuju kawasan Kanjengan dan sebagian jalan di sekitar Kauman ditutup sementara guna memudahkan mobilitas petugas dan pengamanan area dari potensi penjarahan.
