Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Semarang, Komisaris Besar (Besar) Polisi Irwan Anwar (YouTube/Komisi III DPR)
  • Keluarga GRO akan laporkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng atas dugaan pelanggaran etik.
  • Keluarga sedang merinci isi laporan yang akan dilayangkan ke Polda Jateng atau Polri terkait pernyataan Kombes Irwan Anwar terhadap GRO.
  • Kapolrestabes Semarang meminta maaf dan siap dievaluasi atas penembakan siswa GRO oleh anak buahnya, Aipda RZ, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Keluarga GRO, siswa SMK Negeri 4 Semarang korban penembakan polisi Aipda RZ akan melaporkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng atau Polri. Pelaporan ini atas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan bersangkutan pada kejadian penembakan tersebut. 

1. Keluarga ambil langkah hukum soal tuduhan tawuran

Ayah kandung Andi Prabowo bersama kerabat korban Subambang dan paman korban, Agung saat memberikan pernyataan kepada awak media mengenai kasus penembakan yang menewaskan korban. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Juru bicara keluarga GRO, Subambang mengatakan, mewakili keluarga pihaknya berencana melaporkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar. 

Saat ini keluarga sedang merinci isi laporan yang akan dilayangkan ke Polda Jateng atau Polri. 

"Iya kami akan ambil langkah hukum terhadap Kapolrestabes Semarang ke bidang profesi. Nanti laporan kami biar didalami oleh Propam terutama soal pemaparannya yang mengatakan GRO adalah anggota gangster dan terlibat tawuran,’’ ungkapnya saat dikonfirmasi Minggi (8/12/2024). 

2. Tunggu hasil sidang etik Aipda RZ

Doa bersama untuk almarhum GRO siswa SMKN 4 Semarang yang meninggal ditembak polisi. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Upaya keluarga GRO ini akan dilakukan setelah mengetahui hasil sidang etik terhadap polisi pelaku penembakan, Aipda RZ. Keluarga juga mendesak sidang etik digelar paling tidak pada pekan depan oleh Polda Jateng.

"Nanti kami juga akan berencana melaporkan hal itu ke Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional) dan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia)," kata Subambang. 

Sementara itu, pada rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI, Selasa (3/12/2024) lalu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar meminta maaf dan siap dievaluasi atas kejadian penembakan siswa GRO oleh anak buahnya, Aipda RZ. 

3. Kapolrestabes Semarang siap dievaluasi

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar menetapkan 10 tersangka rumah judi online di Kota Semarang, Senin (23/9/2024). (dok. Humas Polrestabes Semarang)

"Kami sebagai atasan Aipda RZ pada kesempatan ini memohon maaf yang sebesar-besarnya pada seluruh masyarakat khususnya warga Kota Semarang terlebih keluarga besar almarhum ananda Gamma," tuturnya. 

Lebih lanjut, Irwan menyampaikan, bahwa dirinya akan bertanggung jawab dan siap dievaluasi atas kejadian penembakan tersebut.

"Sepenuhnya saya bertanggung jawab, saya siap dievaluasi, apa pun bahasanya saya siap menerima konsekuensi dari peristiwa ini," katanya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article