Semarang, IDN Times - Keluarga GRO, siswa SMK Negeri 4 Semarang korban penembakan polisi Aipda RZ akan melaporkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng atau Polri. Pelaporan ini atas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan bersangkutan pada kejadian penembakan tersebut.
Keluarga GRO Laporkan Kapolrestabes Semarang ke Propam Polri
Take a Deeper Read
1. Keluarga ambil langkah hukum soal tuduhan tawuran
Juru bicara keluarga GRO, Subambang mengatakan, mewakili keluarga pihaknya berencana melaporkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar.
Saat ini keluarga sedang merinci isi laporan yang akan dilayangkan ke Polda Jateng atau Polri.
"Iya kami akan ambil langkah hukum terhadap Kapolrestabes Semarang ke bidang profesi. Nanti laporan kami biar didalami oleh Propam terutama soal pemaparannya yang mengatakan GRO adalah anggota gangster dan terlibat tawuran,’’ ungkapnya saat dikonfirmasi Minggi (8/12/2024).
2. Tunggu hasil sidang etik Aipda RZ
Upaya keluarga GRO ini akan dilakukan setelah mengetahui hasil sidang etik terhadap polisi pelaku penembakan, Aipda RZ. Keluarga juga mendesak sidang etik digelar paling tidak pada pekan depan oleh Polda Jateng.
"Nanti kami juga akan berencana melaporkan hal itu ke Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional) dan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia)," kata Subambang.
Sementara itu, pada rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI, Selasa (3/12/2024) lalu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar meminta maaf dan siap dievaluasi atas kejadian penembakan siswa GRO oleh anak buahnya, Aipda RZ.
3. Kapolrestabes Semarang siap dievaluasi
"Kami sebagai atasan Aipda RZ pada kesempatan ini memohon maaf yang sebesar-besarnya pada seluruh masyarakat khususnya warga Kota Semarang terlebih keluarga besar almarhum ananda Gamma," tuturnya.
Lebih lanjut, Irwan menyampaikan, bahwa dirinya akan bertanggung jawab dan siap dievaluasi atas kejadian penembakan tersebut.
"Sepenuhnya saya bertanggung jawab, saya siap dievaluasi, apa pun bahasanya saya siap menerima konsekuensi dari peristiwa ini," katanya.
Curated For You
- Tengah Malam Penyidik Gelar Prarekonstruksi Penembakan GRO, ini Alasan Polda Jateng05 Dec 2024, 16:30 WIB
- Keluarga Desak Sidang Etik Aipda RZ Penembak GRO Segera Digelar06 Dec 2024, 17:23 WIB