Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa WNA Suka Naik Kereta ke Banyumas? Ini Data di Daop 5 Purwokerto

Kab. Banyumas
4 min read
Kenapa WNA Suka Naik Kereta ke Banyumas? Ini Data di Daop 5 Purwokerto
Sejumlah warga negara asing saat akan memanfaat moda kereta api sebagai angkutan perjanalan mereka dari Purwokerto,, Senin (5/10/2026.(IDN Times/Foto : As'ad)
  • KAI Daop 5 Purwokerto mencatat 19.034 pelanggan WNA pada Januari–Agustus 2026, naik 11 persen secara tahunan dan tertinggi dalam lima tahun terakhir.

  • Stasiun Purwokerto melayani WNA terbanyak dengan 8.415 pelanggan, disusul Kroya, Sidareja, Kutoarjo, dan Cilacap sebagai bagian konektivitas menuju berbagai daerah.

  • Kenaikan pengguna WNA sejalan dengan pertumbuhan kunjungan wisman dan penumpang kereta nasional; KAI Daop 5 menyiapkan layanan aman, nyaman, serta tepat waktu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Purwokerto, IDN Times – Kereta api semakin menjadi pilihan wisatawan mancanegara untuk menjelajahi berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah warga negara asing (WNA) yang menggunakan layanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, KAI Daop 5 Purwokerto mencatat 19.034 pelanggan WNA menggunakan layanan kereta api. Jumlah tersebut meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 17.192 pelanggan.

Angka tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi untuk periode Januari-Agustus dalam lima tahun terakhir. Pada periode yang sama, jumlah pelanggan WNA tercatat 7.706 orang pada 2022, kemudian meningkat menjadi 12.673 pada 2023, 16.481 pada 2024, 17.192 pada 2025, hingga mencapai 19.034 pelanggan pada 2026.

Jika dibandingkan dengan Januari-Agustus 2022, jumlah WNA pengguna kereta api di Daop 5 kini melonjak sekitar 147 persen. “Pertumbuhan pariwisata nasional membuka semakin banyak pola perjalanan antarkota bagi wisatawan asing. Kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi yang nyaman untuk mendukung mobilitas wisatawan, termasuk perjalanan menuju berbagai kota di wilayah Daop 5 Purwokerto,” kata Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddinkepada IDN Times, Selasa (6/10/2026).

  1. 1. Purwokerto jadi pintu utama WNA naik kereta

    Seorang pelanggan WNA berpose di peron stasiun sebelum menaiki kereta yang akan berangkat pada Senin, 5 Oktober 2026.
    Satu dari 19.034 pelanggan WNA yang tercatat hingga Agustus 2026 saat berpose sebelum naik kereta, Senin (5/10/2026).(IDN Times/Foto : As'ad)

    Dari 19.034 pelanggan WNA yang tercatat hingga Agustus 2026, Stasiun Purwokerto menjadi titik dengan aktivitas pelanggan asing tertinggi, yakni sebanyak 8.415 pelanggan.

    Setelah Purwokerto, jumlah pelanggan WNA tercatat di Stasiun Kroya sebanyak 3.031 orang, Sidareja 1.382 orang, Kutoarjo 1.325 orang, dan Cilacap 1.029 orang.

    Data tersebut menunjukkan perjalanan wisatawan asing melalui Daop 5 tidak hanya terkonsentrasi di Purwokerto. Sejumlah stasiun menjadi bagian dari rute perjalanan yang menghubungkan berbagai destinasi wisata dan kegiatan daerah.

    Dari Purwokerto, misalnya, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan Banyumas maupun daerah lain di Jawa Tengah, termasuk akses menuju Dataran Tinggi Dieng. Sementara Stasiun Sidareja menjadi salah satu akses menuju wilayah Pangandaran dengan daya tarik wisata pantainya.

    Di sisi lain, konektivitas melalui Kutoarjo mendukung perjalanan menuju kawasan Borobudur dan berbagai destinasi di sekitarnya. Adapun Cilacap memiliki daya tarik tersendiri melalui sejumlah kegiatan dan destinasi, termasuk event berskala internasional.

  2. 2. Sejalan dengan pariwisata nasional

    Ilustrasi kereta api melaju di jalur rel, menggambarkan peningkatan penggunaan transportasi kereta oleh wisatawan mancanegara.
    Visualisasi Peningkatan pengguna kereta api dari kalangan WNA berlangsung ketika arus wisatawan mancanegara ke Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan, Selasa (6/10/2026(.(IDN Times/Ilustrasi)

    Peningkatan pengguna kereta api dari kalangan WNA berlangsung ketika arus wisatawan mancanegara ke Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan.

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisman ke Indonesia pada Agustus 2026 mencapai 1,60 juta kunjungan, naik 6,27 persen dibandingkan Agustus 2025. Pada saat yang sama, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 104,30 juta perjalanan.

    Secara kumulatif Januari-Agustus 2026, berdasarkan data yang dirujuk KAI, terdapat lebih dari 10,5 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya aktivitas perjalanan wisata di dalam negeri.

    BPS juga mencatat jumlah penumpang kereta api secara nasional selama Januari-Agustus 2026 tumbuh 7,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Artinya, peningkatan penggunaan kereta oleh WNA di Daop 5 berlangsung bersamaan dengan pertumbuhan mobilitas penumpang kereta secara nasional.

    Komposisi wisatawan asing yang datang ke Indonesia juga semakin beragam. Data BPS menunjukkan pertumbuhan kunjungan pada Agustus 2026 terjadi dari sejumlah kawasan, antara lain Afrika, ASEAN, Oseania, Amerika, Asia di luar ASEAN, dan Timur Tengah.

    Kondisi tersebut menjadi peluang bagi daerah-daerah yang memiliki konektivitas kereta api untuk ikut mendapatkan dampak dari pertumbuhan pariwisata.

  3. 3. Terus naik dalam lima tahun terakhir

    Visualisasi tren peningkatan jumlah penumpang asing kereta api berdasarkan data Daop 5 Purwokerto pada 6 Oktober 2026.
    Visualisasi tren peningkatan jumlah penumpang asing kereta api yang berasal dari data daop 5 Purwokerto, Selasa (6/10/2026).(IDN Times/Ilustrasi)

    Kenaikan pelanggan WNA di Daop 5 bukan fenomena sesaat. Data lima tahun terakhir menunjukkan tren yang konsisten. Pada Januari-Agustus 2022, pelanggan WNA tercatat sebanyak 7.706 orang. Angka itu kemudian naik menjadi 12.673 pelanggan pada 2023 dan 16.481 pelanggan pada 2024. Pada 2025 jumlahnya kembali meningkat menjadi 17.192 pelanggan, sebelum mencapai 19.034 pelanggan pada Januari-Agustus 2026.

    Secara tahunan, KAI Daop 5 mencatat 12.615 pelanggan WNA pada 2022, 19.359 pada 2023, 24.238 pada 2024, dan 24.844 pelanggan pada 2025. Dengan capaian 19.034 pelanggan hanya dalam delapan bulan pertama 2026, jumlah tersebut sudah mencapai sekitar 77 persen dari total pelanggan WNA sepanjang 2025.

    Menurut As’ad, meningkatnya penggunaan kereta oleh wisatawan asing menunjukkan pentingnya konektivitas antarkota dalam mendukung perjalanan wisata.

    "Data nasional menunjukkan wisatawan datang dari berbagai kawasan dunia, sementara data KAI menunjukkan perjalanan mereka kemudian tersebar ke sejumlah kota. Hal ini menunjukkan bahwa konektivitas antarkota melalui transportasi kereta api semakin relevan dalam mendukung rangkaian perjalanan wisatawan selama berada di Indonesia,"ujarnya.

    KAI Daop 5 Purwokerto menyatakan akan terus menjaga kualitas layanan, termasuk aspek keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu, bagi seluruh pelanggan.

    "Melalui layanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu, KAI Daop 5 Purwokerto terus mendukung konektivitas antarkota sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara,"kata As’ad.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More