Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kepeleset saat Mandi, Mbah Tuminah Meninggal di Dalam Sumur

Kota Semarang
2 min read
Kepeleset saat Mandi, Mbah Tuminah Meninggal di Dalam Sumur
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Mbah Tuminah di dalam sumur. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Semarang)
  • Mbah Tuminah ditemukan meninggal setelah diduga terpeleset saat menimba air untuk mandi, lalu jatuh ke sumur di rumahnya di Karangayu, Semarang Barat, Kamis pagi.

  • Basarnas Semarang menerima laporan warga pukul 11.00 WIB dan tiba di lokasi pukul 11.15 WIB bersama tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi.

  • Korban dievakuasi pukul 12.15 WIB dengan tali pengikat karena mengambang sekitar 4 meter dari bibir sumur, lalu jasadnya diserahkan kepada keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Nasib nahas dialami Mbah Tuminah saat hendak mandi di rumahnya Jalan Kenconowungu Tengah III, RT 03/RW 05, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat. Ia ditemukan meninggal dunia setelah diduga terpeleset dan terjatuh ke dalam sumur di rumahnya Kamis (29/10/2026) kisaran pukul 10.30 WIB.

Informasi diterima Basarnas Kantor SAR Semarang pada pukul 11.00 WIB dari warga setempat. Lalu tim SAR mengirimkan satu tim bergabung dengan Tim SAR lainnya guna mengevakuasi jasad nenek Tuminah.

“Benar kami mengirimkan satu tim untuk melakukan evakuasi terhadap seorang nenek yang jatuh kedalam sumur” ujar Kamal Riswandi, Kepala Basarnas Semarang.

“Diduga korban terpeleset saat menimba air untuk mandi," paparnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumur tersebut memiliki diameter sekitar 1 meter, dengan jarak dari bibir sumur ke permukaan air sekitar 4 meter dan kedalaman air lebih dari 6 meter.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim tiba di lokasi pada pukul 11.15 WIB untuk melakukan proses evakuasi. Setelah dilakukan upaya penyelamatan, korban berhasil dievakuasi pada pukul 12.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Evakuasi berjalan cukup cepat mengingat posisi korban yang tidak tenggelam ke dasar sumur dan hanya mengambang di permukaan.

Tim tidak turun ke dalam sumur karena jarak korban dengan bibir sumur hanya 4 meter sehingga dilakukan evakuasi dengan memasangkan tali pengikat ke tubuh korban yang kemudian ditarik keatas.

“Korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia pukul 12.15 WIB dan oleh tim langsung di serahkan ke pihak keluarga. Kami Ucapkan terimakasih kepada tim SAR gabungan sehingga korban lekas dievakuasi," pungkas Kamal.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More