Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kepeleset saat Mandi, Mbah Tuminah Meninggal di Dalam Sumur
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Mbah Tuminah di dalam sumur. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Semarang)
  • Mbah Tuminah ditemukan meninggal setelah diduga terpeleset saat menimba air untuk mandi, lalu jatuh ke sumur di rumahnya di Karangayu, Semarang Barat, Kamis pagi.

  • Basarnas Semarang menerima laporan warga pukul 11.00 WIB dan tiba di lokasi pukul 11.15 WIB bersama tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi.

  • Korban dievakuasi pukul 12.15 WIB dengan tali pengikat karena mengambang sekitar 4 meter dari bibir sumur, lalu jasadnya diserahkan kepada keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (29/10/2026)

Mbah Tuminah ditemukan meninggal dunia setelah diduga terpeleset dan jatuh ke dalam sumur saat hendak mandi.

pukul 11.00 WIB

Basarnas Kantor SAR Semarang menerima laporan dari warga dan mengirim tim untuk evakuasi.

pukul 11.15 WIB

Tim SAR tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi korban.

pukul 12.15 WIB

Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan diserahkan kepada keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Mbah Tuminah ditemukan meninggal dunia setelah diduga terpeleset dan jatuh ke dalam sumur saat hendak menimba air untuk mandi.
  • Who?
    Mbah Tuminah menjadi korban. Basarnas Kantor SAR Semarang dan tim SAR gabungan melakukan evakuasi, lalu menyerahkan jasad korban kepada keluarga.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di rumah korban di Jalan Kenconowungu Tengah III, RT 03/RW 05, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat.
  • When?
    Korban ditemukan pada Kamis, 29 Oktober 2026, sekitar pukul 10.30 WIB. Laporan diterima pukul 11.00 WIB, dan evakuasi selesai pukul 12.15 WIB.
  • Why?
    Korban diduga terpeleset saat menimba air untuk mandi, kemudian terjatuh ke sumur yang berdiameter sekitar satu meter.
  • How?
    Tim SAR memasang tali pengikat pada tubuh korban yang mengambang sekitar empat meter dari bibir sumur, lalu menariknya ke atas tanpa menurunkan personel ke dalam sumur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mbah Tuminah terpeleset saat mau ambil air untuk mandi di rumahnya di Semarang. Ia jatuh ke dalam sumur pada Kamis pagi. Warga lalu menelepon tim SAR. Tim SAR datang dan mengangkat Mbah Tuminah dengan tali. Ia sudah meninggal saat ditemukan. Setelah itu, tubuhnya diberikan kepada keluarganya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah peristiwa duka ini, respons cepat Basarnas dan tim SAR gabungan menunjukkan koordinasi yang sigap. Setelah laporan warga diterima, tim tiba dalam 15 menit dan mengevakuasi korban dalam waktu sekitar satu jam dengan metode yang menyesuaikan posisi korban. Jenazah kemudian segera diserahkan kepada keluarga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Nasib nahas dialami Mbah Tuminah saat hendak mandi di rumahnya Jalan Kenconowungu Tengah III, RT 03/RW 05, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat. Ia ditemukan meninggal dunia setelah diduga terpeleset dan terjatuh ke dalam sumur di rumahnya Kamis (29/10/2026) kisaran pukul 10.30 WIB.

Informasi diterima Basarnas Kantor SAR Semarang pada pukul 11.00 WIB dari warga setempat. Lalu tim SAR mengirimkan satu tim bergabung dengan Tim SAR lainnya guna mengevakuasi jasad nenek Tuminah.

“Benar kami mengirimkan satu tim untuk melakukan evakuasi terhadap seorang nenek yang jatuh kedalam sumur” ujar Kamal Riswandi, Kepala Basarnas Semarang.

“Diduga korban terpeleset saat menimba air untuk mandi," paparnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumur tersebut memiliki diameter sekitar 1 meter, dengan jarak dari bibir sumur ke permukaan air sekitar 4 meter dan kedalaman air lebih dari 6 meter.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim tiba di lokasi pada pukul 11.15 WIB untuk melakukan proses evakuasi. Setelah dilakukan upaya penyelamatan, korban berhasil dievakuasi pada pukul 12.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Evakuasi berjalan cukup cepat mengingat posisi korban yang tidak tenggelam ke dasar sumur dan hanya mengambang di permukaan.

Tim tidak turun ke dalam sumur karena jarak korban dengan bibir sumur hanya 4 meter sehingga dilakukan evakuasi dengan memasangkan tali pengikat ke tubuh korban yang kemudian ditarik keatas.

“Korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia pukul 12.15 WIB dan oleh tim langsung di serahkan ke pihak keluarga. Kami Ucapkan terimakasih kepada tim SAR gabungan sehingga korban lekas dievakuasi," pungkas Kamal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article