Surakarta, IDN Times – Pangageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta, GKR Panembahan Timoer, mengungkapkan alasan dirinya menyela prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Kebudayaan terkait penunjukan Panembahan Agung Tedjowulan dalam pengembangan Keraton Surakarta. Ia mengaku tindakan itu dilakukan karena pihaknya merasa tidak dihargai sebagai tuan rumah.
Menurut GKR Panembahan Timoer, keluarga besar Pakubuwono (PB) XIII sama sekali tidak dilibatkan dalam agenda penting tersebut, meski acara digelar di lingkungan keraton.
