Tiga kru Heli MI-17 saat mengecek kondisi armadanya di Lanumad Ahmad Yani Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Mereka terlibat dalam berbagai misi kemanusiaan. Mulai evakuasi para korban, penyaluran bantuan logistik, dan pemulihan infrastruktur.
Pihaknya menyampaikan Heli MI-17 memang andal dalam mendukung misi kemanusiaan ke sejumlah negara lantaran punya daya angkut yang besar. Heli MI-17 bisa terbang puluhan jam menembus pulau-pulau hingga sampai ke wilayah tujuan.
Untuk operasi kemanusiaan di Filipina, katanya Heli MI-17 melewati perairan samudera dan wilayah kepulauan. Kemudian lima kali berhenti untuk mengisi bahan bakar.
"MI-17 punya daya angkut yang sangat besar. Yang mampu mengangkut 700 kilogram sampai 1 ton. Kemudian bisa dioperasikan dengan jarak yang jauh. Melintasi Samudera melintasi pulau. Di Indonesia kita berhenti untuk refile lima kali," terangnya.
Selain itu, kehadiran Satgas Helikopter TNI juga memberikan harapan dan semangat bagi penduduk Filipina yang terdampak badai kristine. Setidaknya bisa memberi harapan penduduk lokal untuk tetap berjuang dan bertahan di tengah musibah.