Banyumas, IDN Times - Air mata Maikristian tak terbendung saat menceritakan nasib keluarganya. Perempuan sederhana itu kini harus menanggung beban berat setelah suaminya, Slamet Masrur, buruh tambang emas, ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di penjara. Sebagai istri, Mei kristian hanya menyimpan satu harapan suaminya bisa segera bebas.
“Saya mohon kepada Ibu Hakim, karena sama sama perempuan, pasti tahu jeritan hati saya, harapan saya cuma satu, suami saya cepat keluar,"ujarnya dengan suara bergetar kepada IDN Times Jumat (30/1/2026).
Sejak suaminya ditahan, kehidupan keluarga mereka berubah drastis. Secara ekonomi, Mei Kristiani mengaku sangat kesulitan. Tanpa penghasilan tetap, kebutuhan sehari hari pun kerap tak terpenuhi. "Suami nggak ada, otomatis ekonomi kami susah. Kalau ada suami saja masih kurang, apalagi sekarang,"katanya.
Untuk bertahan hidup, ia mengandalkan bantuan dari adik adiknya. Namun, itu pun tak selalu cukup. Tagihan listrik menumpuk, kebutuhan harian kerap tertunda, bahkan biaya sekolah anak belum terbayar.
