Rangkaian bunga artificial premium yang di pesan oleh wisudawan telkom university.(IDN Times/Foto : Dok. Widiawati)
Purwokerto menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki peluang bagi bisnis florist. Keberadaan sejumlah perguruan tinggi menghadirkan pasar potensial, terutama ketika musim wisuda tiba.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat, pada 2024 Kabupaten Banyumas memiliki 17 perguruan tinggi negeri dan swasta di bawah kementerian terkait, dengan jumlah mahasiswa mencapai 63.137 orang.
Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan AKILA Florist dalam membidik pasar mahasiswa, khususnya untuk kebutuhan buket wisuda.
"Purwokerto memiliki pasar mahasiswa yang cukup besar. Dalam setahun ada beberapa periode wisuda kampus. Itu menjadi peluang karena buket bunga sering menjadi salah satu pilihan hadiah untuk merayakan kelulusan," ungkap Ahmad.
Selain wisuda perguruan tinggi, permintaan juga berpotensi meningkat menjelang kelulusan siswa SMP dan SMA, serta berbagai perayaan seperti ulang tahun, anniversary, Hari Ibu dan Valentine.
Menurut keduanya, permintaan buket memiliki pola musiman. Periode Mei hingga September biasanya menjadi masa ramai pesanan, sedangkan Oktober hingga Desember cenderung lebih sepi untuk produk buket.
Hari Valentine menjadi salah satu momen dengan lonjakan pesanan paling tinggi dibandingkan hari biasa.
Selain mahasiswa, mereka juga membidik pelanggan dari kalangan menengah atas yang membutuhkan rangkaian bunga premium untuk berbagai acara personal maupun keluarga.
Dari sisi produk, AKILA Florist menawarkan tiga jenis rangkaian bunga yang memiliki karakteristik berbeda.
Pertama, bunga segar seperti mawar merah, mawar pink dan lily. Jenis ini banyak digunakan untuk mengungkapkan kasih sayang kepada pasangan maupun orang tua.
Kedua, bunga artificial yang terdiri dari berbagai jenis, seperti mawar, hydrangea, carnation, gerbera, lily, anggrek dan peony. Keunggulannya adalah lebih tahan lama sehingga bisa dijadikan kenang-kenangan dalam berbagai momen, termasuk wisuda, ulang tahun hingga lamaran.
Ketiga, bunga satin yang dibuat secara handmade menggunakan pita satin dan dibentuk menyerupai bunga mawar. Pilihan warnanya beragam, mulai dari merah, pink, biru hingga hitam.
Produk ini menyasar anak muda karena tampilannya menarik dan dapat dibentuk menjadi buket bulat maupun bentuk hati.
"Buket satin cukup diminati anak muda karena harganya lebih terjangkau, tetapi tetap memiliki nilai estetika. Selain itu, bunganya juga tidak mudah layu seperti bunga segar,"kata Widiawati.