Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KMI Expo XVII, Unsoed Hadirkan 219 Kampus dari Indonesia

Kab. Banyumas
4 min read
KMI Expo XVII, Unsoed Hadirkan 219 Kampus dari Indonesia
Suasana pembukaan KMI Expo 2026 di Unsoed Purwokerto yang diikuti oleh kampus kampus se Indonesia, Selasa (29/9/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
  • Unsoed Purwokerto menjadi tuan rumah KMI Expo XVII 2026 pada 29 September–1 Oktober, yang diikuti 219 perguruan tinggi dan 395 kelompok usaha mahasiswa peserta P2MW.

  • Agenda tiga hari mencakup pameran produk, KMI Award, kirab budaya, serta collaborative matching untuk mempertemukan gagasan bisnis mahasiswa dengan praktisi dan pelaku industri.

  • Plt Rektor Unsoed Ali Rokhman menekankan kewirausahaan membentuk karakter, inovasi berbasis potensi lokal bernilai ekonomi, serta pentingnya literasi digital dan jejaring usaha.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banyumas, IDN Times – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menjadi titik temu mahasiswa wirausaha dari berbagai penjuru Indonesia melalui Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026.

Sebanyak 219 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia hadir dalam gelaran nasional yang berlangsung di kampus Unsoed, Purwokerto, pada 29 September hingga 1 Oktober 2026.

KMI Expo XVII menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan produk, mengembangkan jejaring, sekaligus bertukar gagasan mengenai dunia kewirausahaan. Tahun ini, Unsoed dipercaya menjadi tuan rumah setelah ditetapkan sebagai pelaksana KMI Expo XVII dan KBMK 2026 oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Secara nasional, KMI Expo XVII juga menjadi panggung bagi 395 kelompok usaha mahasiswa yang lolos dalam rangkaian Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.

  1. 1. Unsoed jadi titik temu 219 kampus dari Indonesia

    Mahasiswa dari luar daerah memantapkan persiapan lapak KMI Expo 2026 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
    di Unsoed Purwokerto sebanyak 219 membuka lapak KMI Expo 2026, nampak beberapa mahasiswa dari luar daerah sedang memantapkan persiapan, Selasa (29/9/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

    Suasana kampus Unsoed berubah menjadi ruang pertemuan mahasiswa wirausaha dari berbagai daerah. Sebanyak 219 perguruan tinggi hadir membawa produk dan inovasi yang dikembangkan dari potensi daerah masing-masing.

    Kehadiran ratusan perguruan tinggi membuat KMI Expo XVII tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk saling mengenal karakter produk dan model bisnis dari daerah lain.

    Unsoed sendiri sebelumnya ditetapkan sebagai tuan rumah KMI Expo XVII dan KBMK 2026. Untuk pertama kalinya, kedua agenda nasional tersebut diselenggarakan dalam satu rangkaian kegiatan.

    KMI Expo XVII berlangsung selama tiga hari dengan berbagai agenda, mulai dari pameran produk, KMI Award, kirab budaya, hingga collaborative matching yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi dan pelaku industri.

  2. 2. Plt Rektor Unsoed sebut kewirausahan bantu bentuk karakter mahasiswa

    Plt Rektor Unsoed Purwokerto Prof Ali Rokhman membahas peran kewirausahaan dalam pembentukan karakter mahasiswa.
    Plt rektorn unsoed Purwokerto Prof Ali Rokhman sebut proses berwirausaha juga menjadi bagian dari pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki kemampuan untuk bertahan menghadapi tantangan, Selasa (29/9/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

    Plt Rektor Unsoed Prof. Dr. Ali Rokhman, dalam sambutannya mengatakan kewirausahaan tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan berniaga atau membangun usaha.

    Menurutnya, proses berwirausaha juga menjadi bagian dari pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki kemampuan untuk bertahan menghadapi tantangan, bangkit ketika mengalami kegagalan, dan terus memperjuangkan cita-cita.

    "Berwirausaha sejatinya adalah ikhtiar yang memampukan diri seseorang untuk menjadi manusia yang senantiasa konsisten untuk memperjuangkan apa yang layak dicita-citakan,"ujar Ali dalam sambutannya.

    Ia menyebut KMI Expo menjadi momentum produktif sekaligus ruang kolaborasi antara sivitas akademika dengan dunia usaha.

    "Kegiatan KMI Expo ini sungguh sebuah waktu yang produktif, reflektif, sekaligus konstruktif dalam menciptakan ruang kolaboratif antara sivitas akademika dengan dunia usaha,"katanya.

    Menurut Ali, inovasi mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada penciptaan produk. Potensi sumber daya dan kearifan lokal perlu dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai tambah ekonomi dan berpeluang memberikan dampak lebih luas.

    Pandangan tersebut sejalan dengan tema KMI Expo XVII 2026, "Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global." Unsoed juga menyebut tema tersebut sebagai dorongan agar mahasiswa mengembangkan model bisnis inovatif yang tetap berpijak pada potensi lokal.

  3. 3. Buka ruang jejaring collaborative matching

    Mahasiswa membangun jejaring bersama peserta lain melalui sesi collaborative matching pada Selasa, 29 September 2026.
    Mahasiswa mendapatkan ruang untuk membangun jejaring melalui collaborative matching, Selasa (29/9/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

    Besarnya jumlah peserta membuat KMI Expo XVII menjadi etalase beragam produk mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia.

    Selain pameran, mahasiswa mendapatkan ruang untuk membangun jejaring melalui collaborative matching. Agenda ini mempertemukan gagasan bisnis mahasiswa dengan praktisi dan pelaku industri sehingga peserta dapat memperoleh masukan sekaligus membuka peluang kerja sama.

    Ali mengatakan penguatan kemampuan kewirausahaan mahasiswa juga perlu berjalan seiring dengan perkembangan teknologi informasi.

    Karena itu, mahasiswa didorong memiliki perspektif manajerial yang didukung sistem informasi dan literasi digital agar mampu mengikuti kebutuhan dunia usaha di masa depan.

    "Kami berkomitmen menjadi bagian dalam mempersiapkan mahasiswa yang tidak saja memiliki kecakapan intelektualitas dan keterampilan profesional sesuai bidang keilmuannya, melainkan juga menjadi generasi masa depan yang tidak saja dapat bekerja, tetapi bahkan menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Ali.

    Bagi Unsoed, penyelenggaraan KMI Expo XVII sekaligus menjadi kesempatan mempertemukan mahasiswa dari berbagai daerah dengan dunia usaha dan industri. Sebelumnya, Unsoed menyebut kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa secara nasional.

    Dengan membawa tema "Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global", KMI Expo XVII diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan bahwa produk berbasis potensi daerah dapat dikembangkan menjadi usaha yang memiliki jangkauan lebih luas.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More