Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kronologi Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng Usai Raih Dua Emas
Ilustrasi Berduka. (IDN Times/Anjani Asra)
  • Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal pada 25 Oktober 2026 saat lomba selam laut Porprov Jateng di Semarang, setelah dievakuasi dalam kondisi tidak sadar.

  • Mahasiswi UGM berusia 22 tahun itu diduga kelelahan; petugas melakukan resusitasi dan membawanya ke RS KSH Semarang, namun ia dinyatakan meninggal sekitar pukul 10.00 WIB.

  • Dua hari sebelumnya, Syabilla meraih emas nomor 100 dan 200 meter bifins putri. KONI serta Pemkab Jepara berbelasungkawa, sementara kontingen diwajibkan mengenakan pita hitam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jumat (23/10/2026)

Syabilla Rizkia Putri Raharja meraih dua medali emas nomor kolam putri 100 meter dan 200 meter bifins untuk Kabupaten Jepara.

Minggu (25/10/2026)

Syabilla mengikuti perlombaan selam laut di Pantai Awann Costa, Semarang, dan meninggal dunia.

pukul 09.00 WIB

Syabilla mulai bertanding dalam perlombaan selam laut.

sekitar pukul 09.20 WIB

Petugas mengevakuasi Syabilla dalam kondisi tidak sadarkan diri. Tim medis memberikan resusitasi dan membawanya ke IGD RS KSH Semarang.

sekitar pukul 10.00 WIB

Syabilla dinyatakan meninggal dunia setelah upaya penyelamatan medis tidak berhasil.

sisa pertandingan Porprov Jateng 2026

KONI Jepara menginstruksikan seluruh anggota kontingen mengenakan pita hitam sebagai tanda berkabung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal dunia setelah tidak sadarkan diri saat lomba selam laut Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
  • Who?
    Syabilla Rizkia Putri Raharja, 22 tahun, atlet selam putri Kabupaten Jepara dan mahasiswi Fakultas Psikologi UGM angkatan 2023, menjadi korban.
  • Where?
    Insiden terjadi di kawasan Pantai Awann Costa, Semarang. Syabilla kemudian dibawa ke IGD Rumah Sakit Keluarga Sehat Semarang.
  • When?
    Syabilla bertanding pada Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB; dievakuasi sekitar pukul 09.20 WIB dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 10.00 WIB.
  • Why?
    Berdasarkan keterangan polisi, Syabilla diduga mengalami kelelahan. Penyebab pasti meninggalnya per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Setelah sempat melambaikan tangan pada putaran kedua dan melanjutkan lomba, Syabilla dievakuasi tidak sadarkan diri. Tim medis melakukan resusitasi dan membawanya ke rumah sakit, namun upaya penyelamatan tidak berhasil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Atlet selam dari Jepara, Syabilla, meninggal saat lomba di Pantai Awann Costa, Semarang. Ia sempat tidak sadar dan dibawa ke rumah sakit, tapi tidak tertolong. Dua hari sebelumnya, Syabilla mendapat dua medali emas. Keluarga dan tim Jepara sedih. Sekarang, atlet Jepara memakai pita hitam saat bertanding.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah duka, perjalanan Syabilla memperlihatkan makna ketekunan dan kebanggaan olahraga daerah. Dua emas yang ia persembahkan bagi Jepara, disertai catatan prestasi kontingen, menjadi jejak nyata atas kemampuannya. Penghormatan melalui belasungkawa resmi dan pita hitam juga menunjukkan bahwa kontribusi serta semangat juangnya dihargai oleh komunitas olahraga dan pemerintah daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Kabar duka menyelimuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Atlet selam putri asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja (22), meninggal dunia saat mengikuti perlombaan selam laut di kawasan Pantai Awann Costa, Semarang, Minggu (25/10/2026).

Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023 tersebut diduga mengalami kelelahan. Berdasarkan keterangan polisi, Syabilla mulai bertanding pada pukul 09.00 WIB. Korban sempat melambaikan tangan pada putaran kedua, tetapi memutuskan untuk terus melanjutkan perlombaan.

Petugas perlombaan mengevakuasi Syabilla sekitar pukul 09.20 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri, dengan kondisi busa keluar dari mulut dan hidungnya. Tim medis langsung memberikan pertolongan darurat berupa tindakan resusitasi. Korban kemudian dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Semarang untuk penanganan lebih lanjut.

Sayang, berbagai upaya penyelamatan medis tidak membuahkan hasil. Syabilla dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB.

Dua hari sebelum insiden nahas ini, tepatnya pada Jumat (23/10/2026), Syabilla sukses menunjukkan performa terbaiknya dengan merebut dua medali emas bagi kontingen Kabupaten Jepara. Ia meraih posisi puncak pada cabang olahraga selam nomor kolam putri 100 meter dan 200 meter bifins.

Sumbangan dari Syabilla mengukuhkan posisi kontingen Bumi Kartini yang pada hari Jumat mencatatkan sembilan medali emas, dua perak, dan sembilan perunggu. Dua keping medali emas tersebut menjadi persembahan sekaligus kenangan terakhir sang atlet bagi daerahnya.

Kepergian Syabilla meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kontingen, dan dunia olahraga nasional. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyampaikan rasa belasungkawa secara resmi.

"Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam bagi keluarga, insan olahraga, dan masyarakat Kabupaten Jepara. Prestasi serta semangat juangnya akan selalu menjadi kenangan dan kebanggaan bagi Jepara," tulis pernyataan resmi Pemkab Jepara.

Sebagai bentuk penghormatan dan tanda masa berkabung, KONI Jepara menginstruksikan seluruh anggota kontingen untuk mengenakan pita hitam pada sisa pertandingan Porprov Jateng 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article