Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
SPPG_Serengan_Solo.jpeg
Aksi pencuri di SPPG Serengan, Solo. (Dok/CCTV SPPG Serengan)

Intinya sih...

  • Pencuri masuk SPPG pada dini hari dan mencuri sejumlah peralatan dapur dan tukang, total kerugian Rp12 juta.

  • Pencuri masuk melalui gerbang yang dirusak, menjebol pintu depan, dan mengambil barang di ruang penyimpanan.

  • Pencuri terdiri dari dua orang menggunakan sepeda motor, memasuki ruangan dengan mudah karena palang pintu masuk tidak terpasang.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terletak di Jalan Pattimura, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Jawa Tengah, dibobol maling. SPPG tersebut masih dalam renovasi dan belum dioperasikan.

1. Pencuri satroni SPPG pada dini hari.

SPPG yang berlokasi di Serengan, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Berdasarkan rekaman CCTV, pencuri beraksi sekitar pukul 00.08 WIB, Selasa (3/6/2025) dini hari. Dari CCTV tersebut terlihat pencuri mengambil sejumlah barang diantaranya empat rak stainless, satu gerinda, dan dua alat bor listrik. Total kerugian mencapai sekitar Rp12 juta.

Salah satu Owner SPPG, Yuli Retnowati mengatakan kejadian tersebut diketahui pada pagi harinya, saat sejumlah tukang hendak melanjutkan pekerjaan renovasi SPPG.

"Ketahunan pagi jam  08.30 ,saat pak tukang yang sudah datang ke sini. Dikiranya itu ada tukang yang sudah datang lebih dulu karena pintu depan gemboknya sudah terbuka," jelasnya kepada IDN Times, Selasa  (10/6/2025).

Yuli mengaku tak hanya sejumlah peralatan dapur yang dicuri, ada juga peralatan tukang yang juga dicuri oleh maling.

“Ternyata setelah dicek oleh tukang, ada peralatan pertukangan yakni gerindo dam bor yang hilang. Kemudian tukang laporan kepada dirinya,” jelasnya.

2. Sejumlah barang dan alat pertukangan hilang.

Engsel pintu yang dirusak pencuri di SPPG Serengan, Solo.(IDN Times/Larasati Rey)

Yuli menambahkan sempat mengecek langsung lokasi SPPG usai mengantar anaknya sekolah. Yuli menjelaskan pencuri masuk melalui gerbang dengan merusak gembok. Kemudian menjebol  pintu dan mengambil sejumlah barang di ruang penyimpanan barang. Pelaku diperkirakan berjumlah 2 orang.

"Kebetulan habis nganter anak sekolah saya langsung ke sini terus saya cek, begitu saya cek ternyata yang hilang itu tadi ada rak-rak an yang belum Kita rakit yang tadinya untuk tempat food tray," jelasnya.

"Kalau lihat CCTV aksinya sangat cepat hanya 10 menit kelihatannya emang sudah pro. Cuma karena maik motor jadi yang diambil hanya mana yang cepat diambil yang simpel bisa naik motor," sambungnya.

3. Pencuri dua orang menggunakan sepeda motor.

Perabot dapur di SPPG Serengan Solo yang masih tahap renovasi. (IDN Times/Larasati Rey)

Sementara itu, salah satu pekerja dan penjaga SPPG tersebut, Supardi mengaku pada saat kejadian, palang pintu masuk utama tidak terpasang. Sehingga pencuri dengan mudah mencongkel pintu, maling langsung bisa masuk ke dalam ruangan.

"Saat itu memang tidak ada yang jaga malam, dan pencuri masuk langsung mencongkel pintu depan. Nah kebetulan biasanya pintu depan diganjal kayu, pada saat itu tidak diganjal,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pencuri terdiri dari dua orang dengan menggunakan sepeda motor.

Seperti diketahui di CCTV pencuri masuk melalui pintu gerbang utama dan langsung masuk ke pintu rumah dengan mencongkel. Pencuri terdiri dari dua orang dengan menggunakan helm dan masker.

Editorial Team