Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20251210_093552.jpg
Seorang ibu menggendong anaknya saat berjalan masuk ke dek KM Kelimutu di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Intinya sih...

  • Pelni operasikan dua kapal untuk layani libur panjang Isra Mi'raj

  • KM Kelimutu bawa 308 penumpang menuju Kumai

  • Laut Jawa terdampak ombak tinggi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Para kru kapal Pelni yang beroperasi melayani rute Semarang-Kalimantan PP maupun Semarang-Karimunjawa PP melakukan pencegahan dampak cuaca buruk.

Upaya yang dilakukan saat ini dengan senantiasa menggelar latihan khusus di atas kapal atau drill keselamatan secara berkala.

"⁠Crew juga secara berkala melakukan drill keselamatan. Selama operasional pelayaran, crew kapal tetap update terkait dengan kondisi cuaca dan apabila tidak memungkinkan untuk melakukan pelayaran pasti terdapat himbauan dari otoritas pelabuhan setempat," kata Kepala Cabang Pelni Semarang, Yuniati Fatimah kepada IDN Times via aplikasi WhatsApp, Jumat (16/1/2026).

1. Pelni operasikan dua kapal untuk layani libur panjang Isra Mi'raj

KM Lawit berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas. (IDN Times/Dok Humas Pelni Semarang)

Saat ini seluruh kondisi armada Pelni Semarang tergolong dalam keadaan baik. Alat-alat keselamatan juga sudah lengkap. "Untuk crew kapal kami mengikuti peraturan yang berlaku. Untuk saat ini sekitar 70 orang," sambungnya.

Pelni Semarang mengoperasikan dua armada kapal saat libur panjang Isra Mi'raj 2026. KM Lawit melayani rute Semarang-Kumai, Semarang-Sampit, Semarang-Karimunjawa PP.

Sementara KM Kelimutu melayani rute Semarang-Pontianak PP, Semarang-Kumai PP. "Untuk armada yang beroperasi tetap 2, yaitu KM Lawit dan KM Kelimutu," urainya.

2. KM Kelimutu bawa 308 penumpang menuju Kumai

Kepala Cabang Pelni Semarang Yuniati Fatimah di depan KM Kelimutu. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Guna mengawali layanan libur panjang, KM Kelimutu per 14 Januari 2026 kemarin bertolak dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Pelabuhan Kumai membawa 308 penumpang.

"Untuk selama liburan ini, kapal Pelni sudah diberangkatkan di tanggal 14 Januari 2026 dengan jumlah penumpang naik 308 orang tujuan Kumai. Jumlah penumpang terpantau normal," ujar Yuniati.

Sedangkan untuk operasional pelayaran tetap berjalan dengan normal dan tetap berkoordinasi dengan otoritas setempat dan BMKG.

3. Laut Jawa terdampak ombak tinggi

ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

Terpisah, Stasiun BMKG Maritim Tanjung Emas Semarang memperkirakan perairan utara Jawa Tengah beresiko terdampak gelombang tinggi. Ini meliputi Perairan Karimunjawa bagan barat, Perairan Karimunjawa bagian timur, Laut Pekalongan hingga Laut Kendal, Perairan Semarang hingga Perairan Demak, Perairan Jepara, Perairan Pati sampai Rembang yang mana gelombang lautnya dalam kategori rendah sampai sedang.

"Pola angin umumnya berasal dari barat sampai barat laut dengan kecepatan 2 sampai 25 knot," ujar Ganis Erutjahjo, Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun BMKG Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang kepada IDN Times.

4. BMKG Maritim Tanjung Emas imbau masyarakat waspada gelombang tinggi

Salah satu alat pemantau cuaca yang dipasang di kantor Stasiun BMKG Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Ganis menerangkan bahwa sebaiknya diperhatikan resiko terhadap keselamatan pelayaran.

Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

"Selalu mengecek informasi cuaca dan peringatan dini baik tinggi gelombang dan cuaca sebelum melakukan perjalanan, bisa dari media social ataupun aplikasi @infobmkg," jelasnya.

Editorial Team