Aisah Wijayanti Putri Brahmana, atlet para catur yang berlaga di ASEAN Paragames 2025 Thailand. (Dok/NPC Indonesia)
Pundi-pundi medali Indonesia bertambah pada hari terakhir melalui para catur yang dipertandingkan di Auditorium Nakhon Ratchasima Rajabhat University. Secara keseluruhan, cabor ini menyumbangkan 9 emas, 22 perak, dan 7 perunggu.
Salah satu atlet yang mencuri perhatian adalah Aisah Wijayanti Putri Brahmana. Ia berhasil melampaui target pribadi dengan mempersembahkan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu, meningkat dibandingkan edisi sebelumnya di Kamboja.
“Awalnya cukup sulit mengalahkan lawan-lawan. Kami sempat kesulitan mendapatkan emas. Tapi dengan perjuangan, Alhamdulillah akhirnya bisa mendapat emas dari nomor cepat dan kilat,” ujar Putri.
Perjuangan Putri terasa istimewa karena ia harus meninggalkan anaknya yang baru lahir demi menjalani pemusatan latihan nasional.
“Selama Pelatnas saya harus menitipkan anak ke orang tua. Medali ini saya persembahkan untuk anak saya dan Indonesia,” katanya.
Sementara itu, pelatih para catur Indonesia, Tedy Wiharto, menyebut Vietnam dan Filipina sebagai pesaing terberat di ajang ini. Ia berharap para atlet tetap menjaga konsistensi menghadapi agenda kompetisi selanjutnya.