Melihat Persiapan Layanan Mudik KAI Daop 5 Purwokerto, Siap di Situasi Darurat Medis

Banyumas, IDN Times - Sejumlah petugas KAI Daop 5 Purwokerto mendapatkan pelatihan penyegaran pertolongan pertama pada kecelakaan di stasiun Purwokerto, mulai penanganan cedera ringan hingga kondisi medis yang lebih serius, seperti pingsan, serangan jantung, atau luka akibat kecelakaan, Jumat (14/3/2025).
Mereka yang terdiri petugas operasional, yang terdiri dari masinis, kepala stasiun, petugas K2, keamanan (security), serta petugas lainnya yang berada di stasiun dilatih bantuan hidup dasar atau basic life support yang merupkan rangkaian pertolongan pertama yang diberikan pada seseorang yang mengalami henti napas dan atau henti jantung.
"Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para petugas dengan keterampilan dasar dalam menangani situasi darurat medis yang mungkin terjadi di lingkungan stasiun maupun di atas kereta api, salah satunya pelatihan basic life suppory dengan tujuan mengembalikan fungsi pernapasan dan/atau sirkulasi darah,"kata Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, kepada IDN Times, Jumat (14/3/2025).
1. Refresh SDM kereta api

Pelatihan meningkatkan keselamatan penumpang KAI ini bertujuan untuk membekali para petugas dengan keterampilan dasar dalam menangani situasi darurat medis yang mungkin terjadi di lingkungan stasiun maupun di atas kereta api. "Dan ini merupakan salah satu layanan demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan, "kata Kris.
Dijelaskan, pelatihan penanganan kesehatan rutin dilakukan terutama menjelang peningkatan jumlah penumpang seperti hari hari besar Idul Fitri atau lainnya. "Jadi SDM kami di refresh, bisa juga tiap momen beda materi," katanya.
Sebagai bentuk layanan kesehatan bagi pelanggan, KAI Daop 5 Purwokerto juga menyediakan pos kesehatan di sejumlah stasiun, antara lain Stasiun Purwokerto, Stasiun Kroya, Stasiun Cilacap, dan Stasiun Kutoarjo. "Pos kesehatan ini dilengkapi dengan tenaga medis dan fasilitas dasar untuk memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang membutuhkan,"jelasnya.
2. Tangani basic life 162 orang

Selama 3 bulan ini tidak ada angka kejadian penanganan basic life di lingkungan Purwokerto, namun secara umum di wilayahnya Daop 5 Purwokerto telah tertangani total sebanyak 162 orang. "Dari data kunjungan yang dilakukan oleh poskes Daop 5 mulai 1 Januari hingga 13 Maret 2025 mendapatkan data Sakit Ringan (SR) sebanyak 137 orang, Sakit Rujuk (SRU) ada 4 jiwa, Kecelakaan Ringan (KR) terdata 18 orang, dan Kecelakaan Rujuk (KRU) terdapat 2 jiwa,"urai Kris.
Pelatihan penanganan kesehatan bagi petugas kereta api sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan penumpang serta kru. Banyak aspek yang sebaiknya dimasukkan dalam pelatihan seperti penanganan luka dan pendarahan, atau menangani orang pingsan. Kegiatan juga dilakukan sebagai bentuk dukungan unit kesehatan untuk Angkutan Lebaran 2025, agar pegawai frontliner stasiun mengetahui dan mengerti tindakan penanganan bantuan hidup dasar.
Penanganan yang cepat dan tepat di Unit Gawat Darurat ternyata dapat menentukan tingkat kesembuhan dan dapat menurunkan angka kecacatan serta angka kematian, terutama pada kasus-kasus yang berhubungan dengan otak, jantung, dan kecelakaan.
3. Target zero complain, frontliner dilatih konsep MASK

Sebelumnya KAI Daop 5 Purwokerto menggelar Pelatihan dan Pembinaan Frontliner konsep MASK (Mindset, Attitude, Skill, Knowledge) bagi petugas loket, customer service, dan announcer untuk meningkatkan kualitas layanan serta profesionalisme dalam menghadapi pelanggan, terutama menjelang periode Angkutan Lebaran. Ditegaskan, bahwa setiap pelatihan merupakan langkah strategis untuk memastikan layanan yang semakin baik dan profesional.
Kris juga mengatakan bahwa pihaknya mentargetkan zero complaint selama Angkutan Lebaran tahun 2025, sehingga penting bagi frontliner untuk menguasai kembali tugas dan tanggung jawab mereka.
“Satu keluhan pelanggan yang tidak ditangani dengan baik bisa berkembang menjadi masalah besar. Oleh karena itu, setiap frontliner harus memiliki pola pikir yang berorientasi pada pelayanan, sikap profesional, keterampilan yang terus diasah, serta wawasan yang luas,”pungkasnya.
KAI Daop 5 Purwokerto menyediakan layanan loket tiket dan customer service di beberapa stasiun utama untuk memudahkan pelanggan dalam memperoleh informasi dan layanan terkait perjalanan kereta api. Sebagai informasi, loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket untuk keberangkatan dalam waktu 3 jam sebelum jadwal perjalanan kereta.
Berikut adalah daftar stasiun yang menyediakan layanan tersebut beserta jam operasionalnya:
- Stasiun Slawi waktu pelayanan loket 06.00 wib s.d 21.00 wib
- Stasiun Cilacap waktu pelayanan loket 05.00 wib s.d 07.00 wib dan 10.00 wib s.d 17.30 wib
- Stasiun Bumiayu waktu pelayanan loket 05.30 wib s.d 18.30 wib
- Stasiun Maos waktu pelayanan loket 06.00 wib s.d 18.00 wib
- Stasiun Sidareja waktu pelayanan loket 07.30 wib s.d 18.30 wib
- Stasiun Kroya waktu pelayanan loket 24 jam, waktu pelayanan customer service 06.00 wib s.d 20.00 wib
- Stasiun Kutoarjo waktu pelayanan loket 24 jam, waktu pelayanan customer service 06.00 wib s.d 22.00 wib
- Stasiun Gombong waktu pelayanan loket 06.00 wib s.d 22.00 wib, waktu pelayanan customer service 08.00 wib s.d 16.00 wib
- Stasun Purwokerto waktu pelayanan loket 24 jam, waktu pelayanan customer service 06.00 wib s.d 21.00 wib
- Stasiun Kebumen waktu pelayanan loket 05.00 wib s.d 21.00 wib, waktu pelayanan customer service 06.00 wib s.d 21.00 wib.



















