Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Duta Besar UEA Abdulla Salem Obaid AlDhaheri mengunjungi kediaman Presiden ke-7 Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)
Duta Besar UEA Abdulla Salem Obaid AlDhaheri mengunjungi kediaman Presiden ke-7 Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)

Intinya sih...

  • Kunjungan persahabatan Dubes UEA ke rumah Jokowi

  • Abdulla menegaskan komitmen kerja sama di bidang kesehatan

  • Pembangunan RS Kardiovaskular sebagai hibah dari UEA untuk Indonesia

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times – Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid AlDhaheri, mampir ke kediaman Presiden ke-7 Joko "Jokowi" Widodo, Kamis (29/1/2025) siang. Kedatanganya ke rumah Jokowi usai melakukan kunjungan kerja bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di RS Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo.

Dalam kunjungannya AlDhaheri menegaskan komitmen persahabatan antara UEA dan Indonesia melalui kerja sama di bidang kesehatan. Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke rumah sakit bersama sejumlah pihak.

1. Kunjungan bersifat persahabatan antarnegara

Duta Besar UEA Abdulla Salem Obaid AlDhaheri mengunjungi kediaman Presiden ke-7 Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)

Dalam kunjunganya ke rumah Jokowi, Abdulla menyebut kunjungan tersebut dilakukan dalam suasana persahabatan. Ia mengatakan Jokowi merupakan teman dekat UEA, sehingga kunjungan ini tidak bersifat formal kenegaraan.

“Pak Jokowi adalah teman kami dan juga teman UEA. Jadi kami bisa mengunjungi rumah sakit pagi ini. Ini hanya kunjungan antar teman,” ujarnya usai melakukan pertemuan dengan Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Abdulla juga menyampaikan salam kepada Yang Mulia Syeikh Akhmad Huzaidan atas keramahan dan persahabatan yang diberikan selama berada di UEA.

2. Membahas masalah isu kesehatan dan rumah sakit kardiologi

Duta Besar UEA Abdulla Salem Obaid AlDhaheri mengunjungi kediaman Presiden ke-7 Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)

Terkait isu yang dibahas, Abdulla menegaskan pertemuan tersebut merupakan diskusi umum. Namun, ia mengakui sebelumnya bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan ke rumah sakit Kardiologi Emirates-Indonesia pada pagi hari.

“Kami sudah membahas lebih banyak hal dengan Menkes Budi Sadikin pagi ini di rumah sakit, dan saya pikir sebagian besar media juga ada di sana,” katanya.

Ia menekankan bahwa kehadiran UEA di Indonesia bertujuan memastikan setiap kerja sama yang dilakukan selalu membawa manfaat dan nilai tambah bagi Indonesia.

3. RS Kardiovaskular dikelola tenaga medis Indonesia

RS Kardiologi Emirates-Indonesia. (IDN Times/Larasati Rey)

Abdulla juga menyampaikan kebanggaannya terhadap rumah sakit kardiovaskular di Indonesia yang telah beroperasi dengan tenaga medis lokal. Menurutnya, rumah sakit tersebut dikelola oleh ahli bedah dan profesional medis Indonesia.

“Kami bangga karena rumah sakit ini dioperasikan oleh ahli bedah dan tenaga medis Indonesia. Kami juga senang bisa menyaksikan operasi jantung terbuka yang dilakukan di sini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, fasilitas rumah sakit dan kawasan tempat tinggal yang menyertainya merupakan hibah dari masyarakat UEA untuk masyarakat Indonesia.

“Ini adalah hibah dari warga UEA untuk warga Indonesia. Kami ingin melihat konektivitas antar masyarakat semakin kuat,” pungkas Abdulla.

Usai melakukan pertemuan tertutup, Dubes UEA bersama Jokowi turut berkunjung ke RS KEI.

Editorial Team