Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mudik 2025, Polresta Banyumas Siapkan Posko di Alun-alun Purwokerto
Salah satu posko layanan mudik yang telah berdiri di alun alun Purwokerto, Rabu (19/3/2025).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Banyumas, IDN Times - Polresta Banyumas telah memulai persiapan menghadapi arus mudik tahun ini. Persiapan tersebut mencakup rekayasa lalu lintas, pendirian posko, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Posko mulai dibangun di pusat kota, tepatnya di Alun-alun Purwokerto.

Sejumlah petugas terlihat menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti layar monitor pantauan CCTV, pemasangan televisi dan radio untuk informasi terkini, serta alat pendingin ruangan demi kenyamanan pemudik dan petugas. Kapolres Banyumas melalui Kasatlantas Kompol Harman Sitorus menyebutkan bahwa posko yang disiapkan di beberapa titik ini nantinya akan menjadi pusat layanan dan pengamanan bagi pemudik yang melintasi Banyumas.

"Benar, sebagai bagian dari upaya pengamanan selama arus mudik Lebaran 2025, Polresta Banyumas mendirikan posko di beberapa jalur mudik Banyumas demi kelancaran lalu lintas," ujar Kompol Harman Sitorus pada IDN Times Rabu (19/3/2025).

1. Jadi pusat layanan dan pengamanan pemudik

Beberapa petugas saat persiapan di dalam ruangan layanann posko mudik 2025, Rabu (19/3/2025).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Polri memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada 28-30 Maret, sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 5-7 April 2025. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Polri akan menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk sistem ganjil-genap, contraflow, dan one way.

Selain itu, Polresta Banyumas juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan tim medis untuk memastikan kenyamanan serta keselamatan pemudik selama perjalanan. Dengan adanya posko-posko ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Banyumas dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Posko-posko ini akan ditempatkan di titik-titik strategis, terutama di jalur utama yang sering dilewati pemudik, daerah rawan macet, serta lokasi dengan potensi kecelakaan tinggi. Terkait dengan fungsinya, terdapat tiga jenis posko yang akan disiapkan yakni Posko Pengamanan (Pospam) untuk keamanan dan ketertiban serta, Posko Pelayanan (Posyan) yakni layanan bagi pemudik, seperti tempat istirahat, informasi jalur mudik, serta fasilitas kesehatan, dan Posko Terpadu berbagai layanan keamanan, kesehatan, dan informasi dalam satu lokasi strategis.

2. Memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Ari Wibowo (tengah) saat mendapat penjelasan dari Kasatlantas Kompol Harman Sitorus ketika pengecekan jalur dalam rangka kesiapan Ops Ketupat Candi 2025. (IDN Times/Foto : @polrestabanyumas)

Sebelumnya untuk jalan yang akan dilalui seperti jalur selatan dari Bandung dan Utara dari Pantura atau sebaliknya, pihak Polresta Banyumas juga telah melakukan kordinasi dengan pemerintah melakukan pengecekan untuk menentukan lokasi strategis penempatan pos pengamanan serta mengidentifikasi titik rawan kemacetan

“Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, pelayanan kepada masyarakat, serta mendeteksi potensi hambatan maupun titik rawan kecelakaan, khususnya menjelang arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” ujar Kapolresta Banyumas saat pengecekan pekan sebelumnya.

Kapolres saat itu juga berharap dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, sehingga pada saatnya nanti dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

3. Masyarakat Banyumas dihimbau manfaatkan call center 110

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Ari Wibowo dalam sebuah pesan di akun instagramnya.(IDN Times/Foto : @polrestabanyumas)

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Polresta Banyumsa juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai upaya memastikan keamanan dan kenyamanan selama periode mudik 2025. Layanan ini beroperasi 24 jam dan dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat.

"Tidak ada toleransi bagi pelaku aksi premanisme di wilayah Banyumas Jika ada aksi premanisme disekitar anda segera laporkan ke Call Center Polri 110, mari kita bersama jaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Banyumas demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,'kata Kapolres seperti dikutip dari akun @polrestabanyumas.

Peran Call Center 110 dalam memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi darurat yang mungkin dihadapi pemudik dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat, seperti tindak kejahatan, kecelakaan lalu lintas, atau situasi yang memerlukan kehadiran segera dari aparat kepolisian, dengan adanya layanan Call Center 110, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang dan terlindungi selama perjalanan mudik.

 

Editorial Team