Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
idntimes.com
KAI Daop 5 Purwokerto siapkan nuansa imlek bahkan persiapan puasa dan lebaran telah pula disiapkan bagi kenyamanan penumpang, Selasa (10/2/2026).(IDN Times/Foto : As'ad Habibuddin)

Intinya sih...

  • Stasiun Purwokerto, Kroya, dan Kutoarjo dihias dengan ornamen Imlek bernuansa merah dan emas untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

  • KAI Daop 5 mempercepat persiapan Angkutan Lebaran 2026 dengan melakukan inspeksi lintas selatan dan rampcheck terhadap sarana, prasarana, serta Standar Pelayanan Minimum (SPM).

  • KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 258.192 tempat duduk untuk Angkutan Lebaran 2026, dengan penguatan personel di lapangan untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan penumpang.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Purwokerto, IDN Times – Awal 2026 menjadi periode penting bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, KAI tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis angkutan, tetapi juga mulai menempatkan pengalaman penumpang sebagai bagian dari layanan publik yang strategis.

Pendekatan tersebut tercermin dari dua agenda yang berjalan beriringan: penyambutan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili melalui dekorasi tematik di stasiun, serta inspeksi menyeluruh jelang Angkutan Lebaran 2026 yang menjadi puncak arus perjalanan tahunan.

1. Stasiun sebagai ruang publik yang Inklusif

Stasiun Purwokerto sebagai ruang publik yang inklusif dipersiapkan untuk menambah kehangatan dan kenyamanan, Selasa (10/2/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Menjelang perayaan Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026, KAI Daop 5 menghias Stasiun Purwokerto, Kroya, dan Kutoarjo dengan ornamen khas Imlek bernuansa merah dan emas. Lampion serta elemen Shio Kuda Api menghiasi area stasiun, menghadirkan suasana hangat di tengah padatnya lalu lintas penumpang.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya KAI menghadirkan layanan yang lebih humanis dan beragam.

"Stasiun bukan hanya titik keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga ruang publik. Melalui dekorasi Imlek, kami ingin menghadirkan energi positif dan rasa kebersamaan tanpa mengesampingkan keselamatan dan kenyamanan,'ujarnya, Selasa(10/2/2026).

Pemilihan tiga stasiun tersebut didasarkan pada perannya sebagai simpul utama perjalanan kereta api di wilayah Daop 5, dengan tingkat mobilitas penumpang yang relatif tinggi sepanjang tahun.

2. Inspeksi dini jelang lonjakan penumpang Lebaran mendatang

Jajaran Direksi, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan DJKA saat lakukan inspeksi lonjakan penumpang hingga pasca lebaran mendatang, Selasa (10/2/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Disisi lain, KAI Daop 5 juga mempercepat persiapan Angkutan Lebaran 2026. PT KAI melakukan perjalanan inspeksi lintas selatan yang melibatkan jajaran Direksi, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mencakup kesiapan sumber daya manusia, kondisi sarana dan prasarana, hingga fasilitas pelayanan penumpang. Menurut As’ad, inspeksi dini ini menjadi kunci untuk memitigasi risiko gangguan operasional saat lonjakan penumpang terjadi.

"Kami memastikan seluruh unsur operasional siap sejak awal agar layanan selama Lebaran berjalan selamat, aman, dan lancar," katanya.

Selain inspeksi, KAI bersama DJKA juga melakukan rampcheck terhadap sarana, prasarana, serta Standar Pelayanan Minimum (SPM), guna memastikan kualitas layanan tetap terjaga di tengah tingginya intensitas perjalanan.

3. Kapasitas, pengamanan, dan tantangan layanan publik

Bukan rahasia umum lagi bahwa stasiun Purwokerto jelang hari besar selalu alami kepadatam penumpang, Selasa (10/2/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Untuk periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 258.192 tempat duduk, terdiri dari layanan KA jarak jauh komersial dan PSO. Jumlah ini diiringi penguatan personel di lapangan, mulai dari petugas pengamanan tambahan yang berkolaborasi dengan TNI-Polri, Petugas Penilik Jalan, Petugas Jaga Lintasan, hingga customer service mobile.

Langkah tersebut mencerminkan tantangan utama layanan transportasi publik: menjaga keselamatan dan ketepatan waktu, sekaligus mempertahankan kenyamanan penumpang di tengah lonjakan permintaan.

Perpaduan antara dekorasi Imlek dan kesiapan teknis Angkutan Lebaran memperlihatkan wajah baru layanan KAI yang tidak semata berorientasi pada operasional, tetapi juga pada dimensi sosial dan budaya.

Bagi KAI Daop 5 Purwokerto, stasiun dan kereta api tidak lagi diposisikan sekadar sebagai sarana transportasi, melainkan ruang publik yang aman, inklusif, dan berkelanjutan tempat di mana perjalanan dan perayaan dapat berjalan beriringan.

Editorial Team