Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Overthinking Kerjaan? Lakukan 3 Langkah Teknik Pernapasan 4-7-8 Ini di Meja Kantor

Kota Semarang
3 min read
Overthinking Kerjaan? Lakukan 3 Langkah Teknik Pernapasan 4-7-8 Ini di Meja Kantor
ilustrasi melakukan teknik pernapasan di sela bekerja (pexels.com/Mikael Blomkvist)
  • Tekanan deadline, email, dan beban kerja dapat memicu kecemasan serta overthinking di kantor; teknik pernapasan 4-7-8 disebut praktis dilakukan langsung di meja kerja.

  • Metode yang dikembangkan Dr. Andrew Weil ini diklaim mengaktifkan sistem saraf parasimpatis untuk membantu tubuh rileks dan menurunkan hormon stres kortisol.

  • Praktiknya: tarik napas 4 detik, tahan 7 detik, hembuskan 8 detik; ulangi empat siklus sekitar dua menit, terutama saat tekanan kerja meningkat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Overthinking Kerjaan? Lakukan 3 Langkah Teknik Pernapasan 4-7-8 Ini di Meja Kantor Biar Cepat Tenang

Semarang, IDN Times - Tekanan pekerjaan yang menumpuk, tenggat waktu (deadline) yang ketat, hingga tumpukan email yang tak kunjung habis sering kali memicu rasa cemas mendadak di tempat kerja. Kondisi ini tak jarang membuat pikiran mengalami overthinking hingga tubuh terasa tegang saat sedang duduk di meja kantor.

Ketika rasa cemas mulai menguasai, salah satu cara tercepat dan paling praktis untuk meredakannya adalah dengan melakukan teknik pernapasan. Salah satu metode yang paling populer dan terbukti secara ilmiah adalah Teknik Pernapasan 4-7-8 yang dikembangkan oleh Dr. Andrew Weil.

Teknik ini bekerja dengan cara mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yaitu respons alami tubuh untuk rileks serta menurunkan kadar hormon stres (kortisol). Menariknya, kamu bisa mempraktikkannya langsung di meja kerja tanpa perlu peralatan apa pun dan tanpa mengganggu rekan kerja di sekitarmu!

Berikut adalah 3 langkah praktis melakukan teknik pernapasan 4-7-8 di meja kantor untuk meredakan overthinking:

  1. 1. Posisikan Tubuh Rileks dan Tarik Napas Selama 4 Detik

    Ilustrasi latihan teknik pernapasan (pexels.com/Yan Krukau)
    Ilustrasi latihan teknik pernapasan (pexels.com/Yan Krukau)

    Langkah awal dimulai dengan mengatur postur tubuhmu terlebih dahulu agar aliran udara masuk secara optimal.

    Duduklah dengan tegak di kursi kerjamu, sandarkan punggung dengan nyaman, dan letakkan kedua kaki mendatar di lantai. Posisikan ujung lidah menempel pada langit-langit mulut, tepat di belakang gigi depan atas.

    Keluarkan seluruh udara dari paru-paru melalui mulut. Kemudian, tutup mulutmu dan tarik napas secara perlahan melalui hidung sambil berhitung dalam hati selama 4 detik.

  2. 2. Tahan Napas dalam Paru-paru Selama 7 Detik

    Ilustrasi berlatih teknik pernapasan (Pexel.com/MART PRODUCTION)
    Ilustrasi berlatih teknik pernapasan (Pexel.com/MART PRODUCTION)

    Menahan napas adalah kunci penting dalam teknik ini karena memungkinkan oksigen memenuhi paru-paru dan mengalir lebih maksimal ke seluruh aliran darah.

    Setelah menarik napas penuh selama 4 detik, tahan napasmu di dalam dada.

    Tetap tenang dan hitung secara stabil dalam hati dari angka 1 hingga 7 detik. Jika pada awalnya terasa agak sulit, jangan dipaksakan terlalu keras dan cukup hitung sesuai ritme yang nyaman.

  3. 3. Hembuskan Napas Perlahan Lewat Mulut Selama 8 Detik

    ilustrasi teknik pernapasan dalam (pexels.com/cottonbro studio)
    ilustrasi teknik pernapasan dalam (pexels.com/cottonbro studio)

    Langkah terakhir ini berfungsi meluapkan ketegangan fisik dan emosional yang tertahan di dalam tubuh.

    Buka sedikit bibirmu, lalu hembuskan napas secara menyeluruh melalui mulut hingga terdengar suara desis halus.

    Lakukan hembusan napas ini secara perlahan dan konstan selama 8 detik hingga paru-paru terasa benar-benar kosong.

    Tips Mempraktikkan di Kantor agar Maksimal

    Lakukan urutan 4-7-8 ini sebanyak 4 kali siklus dalam satu sesi. Hal ini biasanya hanya memakan waktu sekitar 2 menit.

    Jika memungkinkan, pejamkan matamu sejenak saat melakukan teknik ini untuk memutus gangguan visual dari layar komputer.

    Praktikkan teknik ini setiap kali kamu mulai merasa pusing dengan beban kerja, sebelum melakukan presentasi penting, atau saat menghadapi tekanan dari atasan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More