Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perbaikan Jalan Kaligawe Semarang 700 Meter Ditarget Kelar 11 Maret
Kepala BPJN Jawa Tengah DIY, Moch Iqbal Tamher usai memberikan keterangan pers Kesiapan Jalur Lebaran 2026 di kantaranya Jalan Karangjati Ungaran Jumat (27/2/2026). (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Perbaikan Jalan Raya Kaligawe Semarang sepanjang 700 meter ditargetkan selesai dan bisa dilalui pada 11 Maret 2026 oleh BBPJN Jawa Tengah-DIY.
  • Rencana penutupan total jalan dibatalkan setelah koordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang karena volume kendaraan yang sangat tinggi di jalur tersebut.
  • Pekerjaan mencakup peninggian badan jalan, perbaikan rigid pavement, overlay aspal, serta penanganan titik berlubang di beberapa wilayah prioritas seperti Pekalongan hingga Kendal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Aktivitas perbaikan ruas Jalan Raya Kaligawe Semarang diklaim bisa rampung 11 Maret 2026.

Pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY semula akan menutup total Jalan Kaligawe.

Namun tidak jadi karena mempertimbangkan saran dari Satlantas Polrestabes Semarang.

“Kalau ditutup total memang bisa lebih cepat selesai. Tapi volume kendaraan di situ sangat tinggi, sehingga tidak memungkinkan dilakukan penutupan penuh,” kata Kepala BPJN Jawa Tengah DIY, Moch Iqbal Tamher usai memberikan keterangan pers Kesiapan Jalur Lebaran 2026 di kantaranya Jalan Karangjati Ungaran Jumat (27/2/2026).

Ia bilang perbaikan Jalan Kaligawe dikerjakan sepanjang 700 meter. Iqbal juga mengaku butuh proses peninggian badan jalan.

Pekerjaan dilakukan pada jalur cepat dan jalur lambat mulai perbatasan jembatan tol menuju depan pintu masuk rumah sakit di kawasan tersebut.

“Target realistis kita 700 meter sudah berfungsi pada 11 Maret. Itu jalur cepat dan lambat sudah bisa dilalui,” tutur Iqbal.

Ruas Kaligawe dikenal salah satu segmen paling padat di Kota Semarang. Jalur tersebut tidak hanya menjadi akses utama kendaraan jarak jauh Jakarta–Surabaya, tetapi juga penghubung aktivitas lokal Semarang–Demak.

Iqbal mengakui, pihaknya sempat mempertimbangkan penutupan total untuk mempercepat pekerjaan peninggian jalan. Namun setelah berkoordinasi dengan Satlantas, opsi tersebut dinilai tidak memungkinkan.

Selain Kaligawe, wilayah prioritas penanganan meliputi Pekalongan, Pemalang, Batang, dan Kendal. Sejumlah ruas di kawasan tersebut sempat mengalami kerusakan akibat intensitas hujan tinggi pada Januari hingga awal Februari.

Iqbal menjelaskan, pekerjaan preservasi mencakup penambalan (patching), perbaikan rigid pavement, overlay aspal, serta penanganan titik-titik berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Editorial Team