Tempat gudang PTHMI dicek teliti. (IDN Times/Dok Humas Barantin Jateng)
Menurutnya PTHMI punya komoditas kayu olahan berupa kayu birch, jabon, red oak. Kayu jenis ini, ia mengklaim diminati dan rutin diekspor ke Amerika Serikat.
Selain itu, perusahaan rutin melakukan pengujian Kiln Dry (KD) terhadap kayu kemasan untuk memastikan kadar airnya sesuai& standar Internasional Standards for Phytosanitary Measures (ISPM) 15.
Sahat mengemukakan bahwa akselerasi pertumbuhan ekonomi perlu didukung oleh standardisasi dan kepastian layanan karantina.
Untuk membuka pasar baru dan mempertahankan pasar lama, pelaku usaha memerlukan kepastian prosedur, kepastian waktu layanan, serta ketersediaan fasilitas yang memenuhi persyaratan Sanitary and Phytosanitary (SPS).
"Karantina tidak hanya melindungi negeri dari ancaman hama penyakit yang membahayakan, tetapi juga memastikan setiap produk ekspor memenuhi standar internasional," jelasnya.
Direktur PTHMI, Mr Liu Ming yang didampingi Kepala Cabang PTHMI, Sindu Margono menyambut kedatangan tim Barantin.
Liu Ming berkomitmen kegiatan ekspor kayu olahan yang dilakukan pihaknya mengikuti persyaratan negara tujuan dan standar karantina.
Lebih lanjut, Liu Ming menjelaskan kegiatan ekspor mencapai 100-150 kontainer selama sebulan. Hal ini menjadi wujud nyata bahwa produk kayu olahan Jawa Tengah mampu berdaya saing, menjadi primadona pasar Amerika Serikat.