- Teks Hard News
- Teks Feature
- Foto Tunggal
- Foto Cerita
- Video Hard News
- Video Feature
PLN Journalist Awards 2026 Resmi Dibuka, Ada 6 Kategori Lomba

PLN Journalist Awards 2026 membuka pendaftaran karya jurnalistik 8 Oktober-6 November 2026 bertema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya, bagi jurnalis seluruh Indonesia.
Kompetisi menyediakan enam kategori teks, foto, dan video; karya berbahasa Indonesia harus telah dipublikasikan media massa umum pada 23 Oktober 2025-6 November 2026.
PLN akan memilih 81 jurnalis terbaik dari tiga regional untuk membuat karya baru, sebelum juri independen menentukan juara utama tiap kategori.
Semarang, IDN Times - PLN Journalist Awards (PJA) 2026 kembali digelar dengan membuka pendaftaran karya jurnalistik pada 8 Oktober hingga 6 November 2026. Memasuki penyelenggaraan ketujuh, kompetisi ini mengusung tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya dengan menyediakan enam kategori lomba.
1. Angkat isu energi dan ketenagalistrikan

Petugas PLN memasang panel surya pada salah satu sekolah di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Melalui inovasi SuperSUN, PLN mendorong pemanfaatan potensi energi surya setempat untuk memperluas manfaat listrik dan mendukung kemandirian energi di Indonesia. (dok. PLN) Pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan melalui situs resmi PLN Journalist Awards 2026 plnjournalistawards2026.id Kompetisi ini terbuka bagi jurnalis di seluruh Indonesia yang ingin mengangkat isu energi dan ketenagalistrikan melalui karya jurnalistik.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan insan pers memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memahami pembangunan energi nasional, khususnya upaya memperkuat swasembada energi.
“Melalui karya jurnalistik yang informatif dan relevan, jurnalis turut membantu masyarakat memahami arah pembangunan serta kontribusinya terhadap kemandirian energi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).
2. Ada Enam Kategori Lomba

Pemanfaatan listrik di sektor pertanian membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani. Hal ini turut membuka peluang bagi pengembangan usaha dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai daerah. (dok. PLN) Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto menjelaskan, PJA 2026 menyediakan enam kategori yang mencakup berbagai format karya jurnalistik.
Berikut kategori yang dapat diikuti:
Karya yang didaftarkan wajib menggunakan bahasa Indonesia dan telah dipublikasikan atau disiarkan di media massa umum pada periode 23 Oktober 2025 hingga 6 November 2026.
PLN juga menetapkan tiga subtema yang dapat menjadi acuan peserta dalam mengembangkan karya, yaitu Swasembada Energi: Mengoptimalkan Kekuatan Dalam Negeri, Energi untuk Pertumbuhan: Mendukung Pertumbuhan dan Daya Saing Indonesia, serta Energi Berkeadilan: Memperluas Akses dan Manfaat bagi Masyarakat.
Menurut Gregorius, keragaman kategori dan subtema diharapkan membuka ruang bagi jurnalis untuk mengangkat isu energi dari berbagai perspektif, termasuk tantangan dan potensi energi di daerah masing-masing.
3. PLN pilih 81 jurnalis terbaik

PLN meningkatkan kapasitas peralatan di dua gardu induk (GI) 150 kV di wilayah Salatiga untuk menghadapi lonjakan beban listrik di masa mendatang. (dok. PLN) Berbeda dari sekadar kompetisi pengiriman karya, PJA 2026 juga mempertahankan skema regional untuk menjaring peserta terbaik dari berbagai wilayah Indonesia.
PLN akan memilih 81 peserta terbaik yang masuk dalam Indonesia Top 81 Journalists. Peserta tersebut berasal dari tiga regional, yakni Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, dan luar Jawa.
Para peserta terpilih selanjutnya diwajibkan menghasilkan karya jurnalistik baru sesuai ketentuan lomba untuk mengikuti tahapan penilaian berikutnya. Karya tersebut akan menjadi dasar penentuan juara utama pada masing-masing kategori.
Gregorius menyampaikan, penilaian dilakukan oleh dewan juri independen yang memiliki kompetensi di bidang jurnalistik untuk menjaga objektivitas proses penjurian.
“Setiap daerah memiliki tantangan dan potensi energi yang berbeda. Kami mengajak jurnalis di seluruh Indonesia untuk mengangkat cerita terhadap berbagai upaya membangun kemandirian energi di wilayahnya,” terangnya.
Melalui PJA 2026, PLN berharap semakin banyak karya jurnalistik yang mengangkat perkembangan sektor energi, mulai dari optimalisasi potensi dalam negeri hingga pemerataan akses dan manfaat energi bagi masyarakat.























