Kepala BBWS Pemali Juana, Ruhban Ruzziyatno menjelaskan saat ini kondisi Sungai Juwana sudah mengalami pendangkalan. Hal itu dikarenakan beberapa lokasi dijadikan sebagai tambatan kapal.
Kondisi tersebut berpotensi mengakibatkan bencana banjir.
"Sehingga mendesak untuk segera dilakukan normalisasi. Jika pekerjaan tak segera dilakukan, dikhawatirkan banjir akan melanda delapan ribu hektar lahan pertanian," kata Rubhan sebagaimana dikutip IDN Times dari keterangan resmi di laman resmi sosial media BBWS Pemali Juana, Jumat (20/9).