Gedung instalasi perawatan jantung di RS Kariadi Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Tak cuma itu saja, di setiap bangsal pasien juga membutuhkan peran dokter anestesi. Di RS Kariadi, ia merinci terdapat ruang ICU yang jumlahya 40 bead harus diawasi dokter anestesi.
Kemudian ada juga 16 kamar bedah yang beroperasi 24 jam ditambah 2 kamar bedah emergency, 4 kamar bedah operasi kecil yang juga memerlukan tugas-tugas dari dokter anestesi.
"Padahal di Kariadi itu sehari ada 120-140 operasi," ungkapnya.
Ia mensinyalir persoalan komplek yang muncul di RS Kariadi lantaran disebabkan tuntutan Kemenkes terkait income atau pendapatan di RS Kariadi.
"Karena ada tuntutan Kemenkes yang ada SK dari Dirut Kariadi membuat akhirnya membuat kamar bedah operasi yang full 24 jam. Sehingga untuk menaikkan income rumah sakit maka dinaikan jam operasional kamar operasinya," bebernya.