Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. (IDN Times/Larasati Rey)
Merespon target dari Prabowo, Kepala Badan Gizi Indonesia Dadan Hindayana mengatakan BGN telah membentuk satuan tugas untuk percepatan di wilayah 3 T (tertinggal, terdepan, terluar). Satgas tersebut untuk mengejar target sebanyak 82,9 juta penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) pada akhir November 2025.
"Kami sudah koordinasikan ke Kementerian Dalam Negeri agar setiap kabupaten/provinsi membentuk satuan tugas yang membentuk badan gizi untuk percepatan di daerah 3T," kata Dadan.
Dadan menjelaskan, ada 3 kunci dari makanan bergizi, seperti anggaran, infrastruktur, dan SDM. Menurutnya tiga faktor tersebut harus dipenuhi agar sebaran MBG bisa berjalan baik.