Kendaraan antre memasuki Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/3/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Nasrullah memproyeksikan puncak untuk arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026. Sedangkan puncak untuk arus balik akan terjadi pada 24 Maret 2026.
“Jika melihat data mulai dari H-10 sampai dengan tanggal 15 Maret atau H-6, sudah mulai terjadi peningkatan lalu lintas yang mengarah ke arah Semarang, dan bertransaksi di gerbang tol Kalikangkung. Kita lihat secara akumulasi sudah 45,58% di atas normal,” ujarnya. Diperkirakan, angka tersebut akan naik terus, sampai nanti menemui puncaknya pada 18 Maret 2026.
“Pada saat puncak arus mudik, kami perkirakan lalin harian yang bertransaksi di gerbang tol Kali Kangkung mengarah ke Semarang itu akan sejumlah 68.900 kendaraan,” terangnya. Sedangkan dari pantauan gardu entrance Gerbang Tol Kalikangkung, diproyeksikan pada 24 Maret 2026, mencapai puncak arus balik di angka 73.900 kendaraan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan apresiasinya atas kepada Polda Jateng, atas sejumlah terobosan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada pemudik. Salah satunya, menonjolkan “safety” dan “hospitality“.
“Melalui inovasi yang dilakukan Polda Jateng, harapannya keramahtamahan untuk menyambut saudara kita yang mudik bisa berjalan lancar, dan jauh lebih baik dari tahun – tahun sebelumnya,” tandas dia.