Semarang, IDN Times - Perkembangan teknologi aplikasi artificial intelegence (AI) yang pesat diperkirakan tidak akan mempengaruhi kelangsungan bidang keilmuan psikologi. Sebab, ilmu psikologi lebih mengutamakan sesi perjumpaan antar sesama manusia ketimbang sekedar menggunakan aplikasi kecerdasan buatan.
Rektor Soegijapranata Campus University (SCU), Ir Robertus Setiyawan Aji Nugroho mengungkapkan, ilmu psikologi tidak akan tergantikan AI. Hal ini karena ilmu inimengutamakan sesi pertemuan antara seorang psikolog dengan pasien.
"Jadi orang yang mengalami beban psikologis tidak membutuhkan AI tetapi langsung bertatap muka untuk berkonsultasi. Ini jadi bukti terapan psikologi di SCU the best program Indonesia," ujar Aji, sapaan akrabnya, Kamis (29/1/2026).
