Magelang, IDN Times – Wisata Kebun Raya Gunung Tidar di Kota Magelang, Jawa Tengah, tetap menerima kunjungan wisatawan meskipun berlangsung retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) pada 21--28 Februari 2025.
Kepala UPT Wisata Kebun Raya Gunung Tidar, Muwahidin, memastikan belum ada kebijakan resmi untuk menutup kawasan wisata tersebut selama kegiatan retret berlangsung.
“Hingga saat ini, kami belum menerima surat penutupan dari Kemendagri. Berbeda dengan retret Kabinet Merah Putih dulu yang sempat membuat kawasan Gunung Tidar tertutup untuk umum,” ujar Muwahidin dilansir ANTARA, Kamis (20/2/2025).
Gunung Tidar sendiri memiliki akses yang berbeda dengan Akmil. Gedung Akmil berada di lembah sisi barat Gunung Tidar, sedangkan jalur wisatawan menuju puncak berada di sisi timur.
“Jika memang ada penutupan, kami mengusulkan hanya bagian puncak saja yang ditutup, mengingat saat ini banyak wisatawan yang datang menjelang bulan puasa,” jelasnya.
Muwahidin menjelaskan, menjelang Ramadan, terutama di bulan Ruwah (kalender Jawa), jumlah pengunjung yang datang ke Gunung Tidar meningkat signifikan. Pada akhir pekan, jumlah wisatawan bisa mencapai 3.000 orang, jauh lebih tinggi dibandingkan kunjungan reguler yang berkisar antara 1.000 hingga 2.000 orang per akhir pekan.
“Ini adalah momentum yang penting bagi wisatawan dan peziarah. Jika ada kebijakan penutupan, kami berharap hanya di area puncak dan dalam durasi waktu tertentu,” tambahnya.
Menurutnya, pihak pengelola wisata akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung kelancaran kegiatan retret kepala daerah di Akmil.
