Legon Lele di Karimunjawa (https://id.wikipedia.org/)
Terpisah, Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Disporapar Jawa Tengah, Aria Chandra mengungkapkan berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Polda Jateng, beberapa kerawanan yang harus diantisipasi sejak dini ialah resiko munculnya premanisme, pungutan liar bahkan ada kemungkinan tempat wisata yang dituju telah over kapasitas.
"Potensi kerawanan sosial ada tujuh poin, premanisme, pungli, permainan pedagang yang melakukan getok harga (makanan) dan juga over kapasitas. Ini jadi perhatian kami di DTW (destinasi tempat wisata) di kabupaten kota. Karena tentunya kami paham bahwa mayoritas DTW dikelola masing-masing pemerintah kabupaten kota dan pihak swasta," ujar Aria.
Saat ini pihaknya telah membuka layanan TIC online di tiap tempat wisata. Keberadaan TIC online dimanfaatkan sebagai sarana menampung aduan kepadatan lalu lintas menuju tempat wisata maupun kasus-kasus lainnya yang meresahkan para pemudik.
"Kita buka TIC online untuk menampung aduan kepadatan lalin. Ini untuk mendukung kenyamanan arus mudik," terangnya.