Semarang, IDN Times - Sejumlah siswa kurang mampu yang mendapat akses belajar di Sekolah Rakyat wilayah Jawa Tengah diketahui tidak betah menempati asrama yang disediakan di lokasi sekolah tersebut.
Berdasarkan pengakuan Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Dinsos Jateng, Isriadi Widodo, ada beberapa siswa yang introvert sehingga membutuhkan proses adaptasi yang lebih lama ketimbang siswa lainnya.
Ia mencatat sampai sekarang ada sebanyak 1.275 siswa Sekolah Rakyat di 14 kabupaten/kota.
Namun, dalam perkembangannya terdapat lima siswa di tiap lokasi Sekolah Rakyat yang memilih pulang ke rumah asalnya dengan berbagai alasan.
"Dari total 1.275 siswa ini, hanya ada lima siswa per titik Sekolah Rakyat yang mereka akhirnya milih balik ke rumahnya. Hal-hal ini memang tidak bisa kita bendung. Tetapi kita tetap berikan pendampingan ke siswa, supaya dapat diberikan pemahaman bagaimana proses sekolah itu untuk memperoleh cakrawala pengetahuan yang baru," kata Isriadi kepada IDN Times, Minggu (11/1/2026).
