Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi anak sekolah (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi anak sekolah (pexels.com/Ron Lach)

Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang turut melaksanakan program Sekolah Rakyat. Sesuai rencana, pembangunan sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak kurang mampu tapi berprestasi itu akan dimulai pada akhir tahun 2025.

1. Akan dibangun di Rowosari, Kecamatan Tembalang

ilustrasi anak sekolah (pexels.com/Agung Pandit Wiguna)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto mengatakan, saat ini pelaksanaan program Sekolah Rakyat sedang berproses.

“Pemkot Semarang sudah mengajukan proposal dan akan mengambil semua tawaran membangun Sekolah Rakyat untuk jenjang SD, SMP, dan SMA,” katanya, Sabtu (24/5/2025).

Pemkot Semarang menyediakan lahan seluas 6,5 hektar di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang untuk membangun Sekolah Rakyat. Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial sudah mensurvei lokasi tersebut.

2. Menggunakan sistem asrama

ilustrasi pelajar sekolah Indonesia (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

“Rencananya pembangunan Sekolah Rakyat akan dimulai pada akhir tahun 2025, sedangkan pemanfaatan atau penerimaan peserta didik baru dimulai tahun 2026,” terang Bambang.

Adapun, Sekolah Rakyat di Semarang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti gedung sekolah, asrama, mini soccer, tempat makan, dapur, dan lain-lain.

Sesuai konsep Sekolah Rakyat, akan ditujukan bagi anak yang kurang mampu, tapi berprestasi, sehingga pemerintah tetap memberlakukan seleksi. Kemudian, sekolah ini menggunakan sistem boarding atau asrama untuk mempermudah transfer of knowledge dan transfer of value.

3. Ada tes untuk seleksi penerimaan siswa baru

Ilustrasi PPDB (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

“Sistemnya adalah boarding dari SD, SMP, dan SMA. Jelas ada tes untuk seleksi penerimaan siswa baru, tapi secara lengkap dan persisnya hal itu belum diatur,” katanya.

Kemudian, Sekolah Rakyat di Semarang akan ada 18 rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SD, sembilan rombel SMP dan sembilan rombel SMA. Per rombel SD 28 siswa, SMP 32 siswa, SMA 34 siswa.

Editorial Team